
Warga Lembang Temukan 40 Karung Berisi Bangkai Ayam
koranindonesia.id – Warga Lembang dan pengendara yang melintasi Jalan Kolonel Masturi, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat dikejutkan oleh bau busuk. Bau menyengat tersebut berasal dari tumpukan karung berisi bangkai ayam yang dibuang di pinggir jalan.
“Baca Juga: Angkot Tabrak Tiga Motor di Bogor, Enam Orang Terluka“
Bau menyengat mulai tercium sejak pagi hari, Selasa, 8 Juli 2025. Banyak pengendara dan warga sekitar merasa terganggu ketika melintasi area tersebut. Karung-karung berisi bangkai ayam itu ditemukan di lahan kosong di tepi jalan.
Menurut Ketua relawan IKTM Lembang, Dedang Kurnia, warga awalnya melaporkan adanya tumpukan karung mencurigakan. Setelah dicek, karung-karung itu mengandung bagian tubuh ayam seperti kepala dan dada. Jumlahnya mencapai sekitar 40 karung.
Karung-karung tersebut berlabel “Jilin Yirun Protein Co., Ltd”, sebuah perusahaan yang tidak diketahui hubungannya dengan kejadian ini. Dedang menyampaikan bahwa pihaknya belum mengetahui siapa yang membuang karung-karung tersebut.
“Besar kemungkinan karung ini dibuang oleh seseorang yang lewat di malam hari,” ujarnya di lokasi kejadian.
Sebagian karung ditemukan dalam kondisi terbuka. Bau busuk dari bangkai ayam menarik banyak lalat ke sekitar lokasi. Keberadaan tumpukan ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga mengancam kebersihan lingkungan.
“Kalau malam sebelumnya belum ada, kata warga baru tercium baunya pagi ini,” tambah Dedang.
Salah seorang warga bernama Musa mengaku sangat terganggu dengan keberadaan karung-karung tersebut. Menurutnya, area tersebut bukan tempat pembuangan sampah dan seharusnya tetap bersih karena berada di zona hijau.
“Ini jalan utama yang sering dilalui warga. Baunya sangat menyengat dan banyak lalat beterbangan,” ujar Musa.
Relawan dan warga telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Lembang, pihak desa, dan kecamatan. Mereka berharap penanganan segera dilakukan agar lingkungan kembali bersih dan nyaman.
“Jelas keberadaannya mengganggu. Kami sudah melaporkannya karena ini bukan tempat buang sampah,” tegas Dedang.
Sampai siang hari, tumpukan karung masih berada di lokasi. Warga berharap petugas segera datang untuk mengangkut dan membersihkan area tersebut. Mereka khawatir tumpukan bangkai ini dapat menimbulkan dampak kesehatan.
Warga juga berharap ada penyelidikan untuk mencari tahu pelaku pembuangan. Mereka ingin kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
“Baca Juga: KPK Geledah Sejumlah Lokasi Terkait Kasus Kadis PUPR Sumut“