Sydney Swans mengunci posisi dua besar klasemen AFL setelah melesakkan sembilan gol pada kuarter pertama melawan Essendon di MCG, Minggu, 16 Agustus 2026. Ledakan serangan tersebut juga memastikan Swans akan memainkan final kualifikasi di kandang sendiri.
Keunggulan besar sejak awal membuat Sydney mengendalikan arah pertandingan sebelum Essendon sempat menemukan ritme. Hasil ini menjadi modal penting bagi tim asuhan Dean Cox menjelang fase final.
Performa di MCG itu menandai salah satu awal laga terbaik Sydney dalam beberapa musim terakhir. Raihan poin kuarter pembuka tersebut menjadi yang tertinggi bagi Swans sejak pekan ke-15 musim 2023.
Catatan itu juga memiliki arti khusus di MCG. Sydney tidak pernah membukukan skor kuarter pertama setinggi itu di stadion tersebut sejak 1997.
Serangan kolektif membongkar Essendon
Sydney tidak hanya mengandalkan aksi individu untuk mencetak gol cepat. Para pemain Swans berulang kali memilih mengoper kepada rekan yang berada di posisi lebih bebas untuk menyelesaikan serangan.
Pola tersebut membuat pertahanan Essendon kesulitan menutup ruang di depan gawang. Penguasaan bola Sydney berubah menjadi peluang berbahaya melalui serangan cepat dari beberapa jalur.
Jordan Lewis menilai permainan tanpa pamrih menjadi dasar dominasi Sydney pada kuarter pertama. Mantan pemain Hawthorn itu mengatakan Swans telah menjalankan seluruh hal penting yang dibutuhkan pada fase awal laga.
“Mereka telah melakukan semua hal yang perlu mereka lakukan sejauh ini di perempat pertama,” kata Lewis kepada Fox Footy. Ia juga menilai Dean Cox memiliki alasan kuat untuk puas melihat timnya mengendalikan pertandingan di MCG.
Lewis secara khusus menyoroti keputusan para pemain untuk memberikan umpan gol saat ada rekan yang lebih siap. “Cara tanpa pamrih yang mereka tampilkan dalam bermain; dalam hal memberikan umpan gol saat rekan lain berada di posisi yang lebih baik … Saya pikir Dean Cox akan cukup puas dengan perempat pertama di MCG ini,” ujarnya.
Curnow memanaskan perburuan Medali Coleman
Charlie Curnow menjadi pusat ledakan awal Sydney dengan mencetak tiga gol pertama timnya dalam lima menit pembuka. Ketajamannya memberi Swans dorongan besar sebelum lini tengah ikut meningkatkan tekanan.
Tiga gol itu memperlebar keunggulan Curnow di puncak persaingan Medali Coleman menjadi tujuh gol. Jye Amiss dari Fremantle berada di belakangnya dalam perburuan penghargaan pencetak gol tersebut.
Chad Warner turut memberi ancaman dari lini tengah dan nyaris mencetak tiga gol sebelum kuarter pertama selesai. Kontribusi Warner menunjukkan serangan Sydney tidak bergantung sepenuhnya kepada penyelesaian akhir Curnow.
Dengan banyaknya pilihan penyerang, Essendon tidak mampu membatasi aliran serangan pada satu pemain saja. Sydney memaksimalkan momentum sejak bola pertama dimainkan dan menjaga lawan tetap berada di bawah tekanan.
Perubahan susunan pemain
Kedua tim memasuki pertandingan dengan sejumlah perubahan pemain, tetapi kondisinya berbeda. Sydney mendapat kembali dua pemain penting, sedangkan Essendon kehilangan Sam Durham akibat cedera.
| Tim | Pemain | Status |
|---|---|---|
| Sydney Swans | Brodie Grundy, Dane Rampe | Kembali bermain |
| Sydney Swans | Hayden McLean, Lewis Melican | Digantikan |
| Essendon | Sam Durham | Absen karena cedera |
| Essendon | Harry Jones, Nick Bryan | Kembali memperkuat tim |
Brodie Grundy dan Dane Rampe kembali masuk susunan Sydney untuk menggantikan Hayden McLean serta Lewis Melican. Di kubu Essendon, Harry Jones dan Nick Bryan tersedia kembali, tetapi absennya Durham menambah tantangan bagi tim yang berada di dasar klasemen.
Perbedaan situasi itu tampak jelas sejak kuarter pembuka ketika Sydney langsung mencetak sembilan gol. Bagi Swans, kemenangan tersebut menyatukan rekor serangan awal, keunggulan Curnow dalam perburuan gol, dan keuntungan kandang pada final kualifikasi AFL.






