
Prabowo Tiba di Kertanegara Jelang Syukuran HUT Gerindra
koranindonesia.id – Presiden Prabowo Subianto tiba di kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Jumat malam, 6 Februari 2026.
Ia datang menjelang pelaksanaan syukuran Hari Ulang Tahun ke-18 Partai Gerindra.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Prabowo tiba sekitar pukul 18.55 WIB.
Ia menggunakan kendaraan Maung berwarna putih dengan pelat nomor RI 1.
Setelah itu, ia langsung memasuki area kediaman tanpa menyampaikan pernyataan kepada awak media.
Kehadiran Prabowo menandai dimulainya rangkaian kegiatan internal partai malam itu.
“Baca Juga: Gubernur Korea Selatan Picu Kontroversi Usulan Atasi Krisis Populasi“
Sebelumnya, sejumlah petinggi Partai Gerindra telah tiba di lokasi acara.
Mereka datang secara bertahap sejak sore hari.
Beberapa tokoh yang hadir antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Selain itu, Menteri Luar Negeri Sugiono juga terlihat hadir.
Kemudian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait ikut menghadiri kegiatan tersebut.
Wakil Menteri Desa Ahmad Riza Patria juga datang ke lokasi.
Sementara itu, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo terlihat menyusul.
Selain jajaran menteri, sejumlah pimpinan legislatif juga menghadiri acara tersebut.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad hadir lebih awal di kediaman Prabowo.
Kemudian, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman juga tampak di lokasi.
Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ikut menghadiri syukuran tersebut.
Kehadiran para tokoh ini memperlihatkan soliditas internal partai.
Sebelumnya, Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan penjelasan terkait konsep acara.
Ia menyebut partai menggelar syukuran secara sederhana dan tertutup.
Ia menjelaskan bahwa acara hanya melibatkan pengurus inti partai.
Selain itu, anggota Fraksi Partai Gerindra di DPR juga ikut hadir.
Dasco menegaskan bahwa panitia tidak mengundang tokoh dari partai politik lain.
Menurutnya, partai ingin fokus pada refleksi internal dan kebersamaan kader.
“Acara malam ini berlangsung sederhana bersama seluruh pengurus partai,” kata Dasco.
Ia kembali menegaskan bahwa kegiatan tersebut bersifat internal sepenuhnya.
Dengan konsep ini, Partai Gerindra ingin menandai usia ke-18 secara khidmat.
Partai juga ingin memperkuat konsolidasi jelang agenda politik berikutnya.
“Baca Juga: Gubernur Korea Selatan Picu Kontroversi Usulan Atasi Krisis Populasi“