Satu tempat terakhir di Grup E AFC Champions League Two 2026/27 masih kosong dan akan diperebutkan Persib Bandung melawan Manila Digger. Duel ini menjadi penentu apakah juara Super League 2025/26 itu dapat melanjutkan langkah ke fase grup kompetisi Asia.
Persib akan menjamu wakil Filipina tersebut di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada 31 Agustus 2026. Keunggulan bermain di kandang memberi Maung Bandung dukungan publik sendiri, tetapi tiket fase grup hanya didapat melalui kemenangan.
Grup E sudah memiliki tiga peserta yang pasti, yakni FC Seoul dari Korea Selatan, Melbourne Victory dari Australia, serta The Cong-Viettel dari Vietnam. Pemenang laga di Bandung akan langsung melengkapi komposisi grup tersebut.
| Tim | Negara | Status Grup E |
|---|---|---|
| FC Seoul | Korea Selatan | Peserta grup |
| Melbourne Victory | Australia | Peserta grup |
| The Cong-Viettel | Vietnam | Peserta grup |
| Persib Bandung atau Manila Digger | Indonesia atau Filipina | Pemenang playoff |
Kemenangan Menjadi Satu-Satunya Jalan
Status sebagai kampiun Super League 2025/26 belum membuat Persib Bandung lolos otomatis ke fase grup. Posisi Indonesia dalam hierarki kompetisi AFC membuat wakilnya tetap harus melalui jalur kualifikasi.
Situasi itu menjadikan pertandingan melawan Manila Digger lebih dari sekadar laga pembuka musim Asia. Kekalahan akan menutup peluang Persib untuk tampil di fase grup ACL Two 2026/27.
Manila Digger datang dengan modal status juara Liga Filipina 2025/26. Klub tersebut membawa kepentingan yang sama, yaitu merebut satu posisi tersisa di Grup E.
Karena mempertemukan wakil Indonesia dan Filipina, pertandingan ini sekaligus menentukan negara yang akan memiliki peserta pada jalur tersebut. Identitas penghuni terakhir grup tidak akan berubah sampai laga playoff di Bandung selesai dimainkan.
Hasil Undian Baru Menunjukkan Calon Lawan
Pengundian fase grup AFC Champions League Two 2026/27 telah berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Selasa, 18 Agustus 2026. Menurut informasi yang dilansir Detik Sport, Persib berada pada jalur Grup E apabila mampu melewati Manila Digger.
Hasil undian tersebut memberi gambaran bahwa calon lawan Persib berasal dari Korea Selatan, Australia, dan Vietnam. Namun, komposisi itu belum dapat dianggap sebagai kepastian bagi tim asal Bandung tersebut.
Dalam skema undian, pemenang duel Persib melawan Manila Digger ditempatkan di Pot 4. Pot yang sama juga memuat Tai Po, Tampines Rovers, dan Phnom Penh Crown.
Penempatan itu menegaskan bahwa slot Grup E memang disiapkan untuk pemenang jalur playoff. Persib baru dapat dipastikan bergabung dengan FC Seoul, Melbourne Victory, dan The Cong-Viettel setelah menang di GBLA.
GBLA Menjadi Arena Penentuan
Stadion Gelora Bandung Lautan Api akan menjadi titik krusial dalam perjalanan Persib menuju kompetisi antarklub Asia. Bermain di hadapan pendukung sendiri dapat menjadi keuntungan, tetapi tidak mengubah tuntutan untuk mengalahkan juara Liga Filipina tersebut.
Apabila Persib menang, Maung Bandung akan menempati slot terakhir Grup E dan menghadapi persaingan dengan tiga klub yang telah lebih dahulu lolos. Sebaliknya, posisi itu akan menjadi milik Manila Digger jika wakil Filipina tersebut mampu menghentikan Persib di Bandung.
Dengan demikian, undian di Kuala Lumpur hanya memperlihatkan kemungkinan rute yang akan dijalani Persib. Jawaban atas penghuni terakhir Grup E akan ditentukan melalui playoff pada 31 Agustus 2026.






