Messi Sudah Kembali Bermain, Inter Miami Tetap Meminta Publik Menjaga Privasi

Inter Miami meminta publik tidak mengartikan kembalinya Lionel Messi ke lapangan sebagai tanda bahwa masa dukanya telah berlalu. Pelatih Guillermo Hoyos menegaskan pemain asal Argentina itu tetap memerlukan ruang pribadi setelah ayahnya, Jorge Messi, meninggal dunia.

Messi sempat tampil dalam pertandingan Leagues Cup melawan Club Leon, lalu kembali berlatih pada hari berikutnya. Namun, aktivitas bersama tim tersebut tidak menghapus rasa kehilangan yang sedang dihadapinya.

Ruang Pribadi di Tengah Agenda Tim

Hoyos menilai duka tidak dapat diukur dari kehadiran seorang pemain dalam latihan maupun pertandingan. Menurutnya, proses kehilangan berjalan bertahap dan membutuhkan ketenangan tanpa tekanan dari lingkungan sekitar.

“Saya pikir semuanya perlu berjalan secara bertahap; ada rasa sakit yang mendalam, dan ini bukanlah sesuatu yang berubah dalam semalam,” ujar Hoyos, dikutip dari ESPN. Ia menekankan bahwa keheningan, ketenangan, dan kedamaian merupakan pendekatan yang paling tepat bagi Messi pada situasi tersebut.

Pelatih Inter Miami itu juga meminta orang-orang di sekitar Messi hadir dengan cara yang tidak membebani. Dukungan, menurut Hoyos, tidak selalu harus diwujudkan melalui banyak pertanyaan atau komentar tentang kondisi pribadi sang pemain.

“Kita perlu berdiri di sisinya, berbagi dalam keheningan itu; bagi saya, keheningan itu penting, itu membantu seseorang akhirnya menemukan jalan ke depan,” kata Hoyos. Ia menyebut Messi sebagai pribadi luar biasa yang memiliki keluarga luar biasa.

Jadwal Messi Setelah Kepergian Sang Ayah

Jorge Messi meninggal dunia di Rosario, Argentina, pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Messi kemudian pulang ke kota tersebut untuk menghadiri pemakaman ayahnya sebelum kembali menjalani agenda bersama klub di Miami.

WaktuAgenda MessiKeterangan
Sabtu, 8 Agustus 2026Jorge Messi meninggal duniaKepergian ayah Messi terjadi di Rosario, Argentina.
MingguMenghadiri pemakamanMessi pulang ke Rosario untuk mengikuti pemakaman ayahnya.
Kamis, 13 AgustusBermain melawan Club LeonInter Miami kalah 2-3 dalam laga Leagues Cup.
Jumat, 14 AgustusKembali berlatihLatihan dilakukan menjelang laga MLS melawan Nashville.
Minggu, 16 AgustusJadwal melawan NashvillePertandingan MLS dijadwalkan berlangsung pada pagi WIB.

Dalam laga melawan Club Leon pada Kamis, 13 Agustus, Messi tetap dimainkan meski Inter Miami kalah 2-3. Sehari setelahnya, pemain berusia 39 tahun itu mengikuti latihan untuk persiapan menghadapi Nashville di MLS.

Hoyos menegaskan keputusan terkait komunikasi maupun menit bermain Messi tetap harus mempertimbangkan batas pribadinya. Klub tetap menyiapkan sang pemain untuk agenda tim, tetapi tidak ingin proses tersebut berubah menjadi tekanan emosional tambahan.

Peran Jorge Messi dalam Perjalanan Karier

Jorge Messi merupakan sosok penting dalam perjalanan putranya sejak usia muda. Ia dikenal sebagai agen sekaligus pendukung utama hingga Messi berkembang menjadi salah satu bintang sepak bola dunia.

Besarnya peran tersebut tercermin dalam unggahan Messi di Instagram setelah ayahnya wafat. Dalam penghormatan emosionalnya, ia menulis, “Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan tanpa ayah saya.”

Unggahan itu memperlihatkan kedekatan Jorge Messi dengan kehidupan pribadi dan profesional putranya. Messi juga menyatakan ketidakpastian mengenai kelanjutan karier sepak bolanya setelah kehilangan sang ayah.

Hoyos Minta Batas Pribadi Dihormati

Hoyos mengingatkan bahwa duka merupakan persoalan yang sangat pribadi dan tidak selalu perlu dijelaskan kepada publik. Ia meminta perhatian terhadap Messi tidak berkembang menjadi dorongan untuk terus menggali urusan personalnya.

“Dia hanyalah seorang manusia yang sedang melalui masa sulit, dan itu adalah hal yang sepenuhnya wajar, serta kami menghormatinya sepenuh mungkin,” tutur Hoyos. Sikap tersebut menjadi dasar Inter Miami dalam mendampingi Messi di tengah padatnya agenda kompetisi.

Baca Juga