Liverpool belum mampu mengubah dominasi sejumlah peluang menjadi gol saat ditahan Como 1907 dengan skor 0-0. Laga uji coba tertutup di Axa Training Centre, Kirkby, itu menjadi pertandingan perdana tim asuhan Andoni Iraola dalam rangkaian pramusim.
Kebuntuan bertahan hingga 90 menit meski Liverpool beberapa kali mengancam dari permainan sayap, tekanan tinggi, dan bola mati. Como tampil disiplin dalam menjaga area pertahanan serta mendapat kontribusi penting dari penjaga gawang Tornqvist.
Pertandingan Liverpool vs Como berlangsung pada Minggu, 16 Agustus 2026, pukul 17.30 WIB. Hasil ini membuat kedua tim sama-sama mengawali persiapan mereka tanpa mencatatkan gol.
Peluang dari Sisi Lapangan dan Bola Mati
Munoz menjadi salah satu pemain Liverpool yang paling aktif membangun serangan dari sisi lapangan. Ia sempat dua kali melewati pemain Como sebelum mengirim umpan silang, tetapi sundulan Nyoni belum mengarah ke gawang.
Harvey Elliott juga berupaya lebih sering bergerak dari kanan menuju area tengah. Namun, ia tidak banyak menerima bola di ruang yang biasanya mendukung kreativitas permainannya.
Dari situasi tendangan bebas, Elliott mengirim bola melengkung yang tidak dibuang sempurna oleh lini belakang Como. Nyoni kemudian menyambar bola liar dengan sepakan voli, tetapi usahanya membentur pemain lawan.
Mac Allister memperoleh peluang lain melalui tendangan bebas dari posisi ideal. Tendangannya tidak dapat melewati pagar betis Como.
Kesempatan terbuka hadir ketika Chiesa menerima umpan dari Mac Allister dan melepaskan tembakan mendatar ke arah tiang jauh. Tornqvist menggagalkan peluang itu, sementara upaya Chiesa berikutnya dianulir karena offside tipis.
Como Mengandalkan Kecepatan Diao
Como tidak hanya bertahan sepanjang pertandingan dan sempat membuat Liverpool harus bekerja keras di lini belakang. Diao menjadi ancaman utama lewat pergerakannya dari sisi kiri menuju area tengah.
Ramsay membaca salah satu pergerakan Diao dan memblok tembakannya hingga menghasilkan sepak pojok. Bek asal Skotlandia itu kembali menghentikan Diao pada duel berikutnya setelah pemain sayap Como tersebut mencoba memanfaatkan kecepatannya.
Ketahanan Como 1907 semakin terlihat pada babak kedua ketika Liverpool kembali meningkatkan tekanan. Chiesa mencoba memanfaatkan bola liar lewat sundulan, tetapi kiper Como mengamankan bola di tiang dekat.
Munoz kembali mengirim umpan silang setelah McConnell dan Tsimikas merebut bola melalui tekanan tinggi. Serangan Liverpool terus dibangun, tetapi penyelesaian akhir belum cukup efektif untuk menembus pertahanan lawan.
Pemain sayap itu juga melakukan aksi individu dengan berlari melewati separuh lapangan dan meninggalkan dua pemain bertahan. Tembakan mendatarnya sempat berubah arah di tiang dekat, tetapi bola hanya mengenai jaring luar.
Liverpool memperoleh sepak pojok setelah momen tersebut, namun tidak menciptakan ancaman berarti. Koumas kemudian merebut bola melalui tekanan tinggi, tetapi tembakan melengkungnya melebar dari sasaran.
Susunan Pemain di Kirkby
| Tim | Pemain Awal | Cadangan |
|---|---|---|
| Liverpool | Mamardashvili; Endo, Mac Allister, Chiesa, Elliott, Tsimikas, Munoz, Nyoni, Chambers, Ramsay, McConnell | Davies, Koumas, Morrison, Ndiaye, W. Wright, Sonni-Lambie, Pitt |
| Como 1907 | Tornqvist; Smolcic, Dossena, Kempf, Valle, Caqueret, Perrone, Kuhn, Lahdo, Diao, Morata | — |
Menurut Kompas.com, tidak ada tim yang mampu memecah kebuntuan sampai peluit akhir. Hasil tanpa kebobolan ini menjadi modal bagi Como asuhan Cesc Fabregas setelah menghadapi tekanan Liverpool dalam pertandingan tertutup tersebut.
Andoni Iraola dan skuad Liverpool akan kembali bertemu Como pada laga uji coba kedua. Pertandingan berikutnya dijadwalkan berlangsung di Stadion Anfield pada Senin, 17 Agustus 2026, pukul 00.00 WIB.
Laga di Anfield menjadi kesempatan baru bagi Liverpool untuk memperbaiki ketajaman setelah beberapa peluang di Kirkby tidak menghasilkan gol. Bagi Como, hasil imbang pertama itu memberi dasar positif sebelum kembali menghadapi lawan yang sama.






