
Kejagung Tegaskan Nadiem Makarim Dijaga Ketat di Rumah Sakit
koranindonesia.id – Kejagung Tegaskan Nadiem Makarim: Kapuspenkum Kejagung RI, Anang Supriatna, menegaskan keamanan mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim, tetap terjaga. Saat ini, Nadiem masih menjalani perawatan di rumah sakit milik pemerintah.
Ia menekankan bahwa status pembantaran tidak mengurangi pengamanan. Petugas tetap menjaga Nadiem meskipun ia berada di luar rumah tahanan.
“Baca Juga: Prabowo Ucapkan Ultah Gibran dengan Potret Hitam Putih“
Menurut Anang, ada enam petugas yang bergantian menjaga Nadiem setiap hari. Pengawasan dilakukan secara simultan agar tidak ada celah pengamanan.
Sekitar dua minggu lalu, Nadiem mulai dibantarkan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis. Petugas yang ditugaskan tetap mengikuti prosedur yang berlaku.
Anang menjelaskan bahwa perawatan Nadiem di rumah sakit sepenuhnya mengikuti rekomendasi tim medis. Dokter menentukan apakah Nadiem harus tetap dirawat atau bisa kembali ke tahanan.
Ia menegaskan bahwa hak atas kesehatan tetap berlaku bagi setiap tahanan. Karena itu, Kejagung menghormati keputusan medis yang dikeluarkan tim dokter.
Selain penjagaan ketat, Anang menambahkan bahwa pemborgolan terhadap Nadiem juga dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Semua tahanan, termasuk Nadiem, mengikuti prosedur tersebut.
Menurutnya, pemborgolan bersifat situasional. Jika tahanan berada di sel, borgol tidak selalu digunakan. Namun, ketika berada di luar sel, aturan bisa berbeda.
Anang mengungkapkan bahwa Kejagung menerapkan kebijakan baru terkait pengawasan tahanan di luar sel. Petugas kini menggunakan gelang khusus untuk menandai status tahanan.
Gelang tersebut biasanya dipasang pada tahanan kota atau tahanan rumah. Tujuannya adalah memastikan setiap tahanan tetap dalam pengawasan meski berada di luar lapas.
Anang menegaskan bahwa meskipun Nadiem menjalani perawatan, haknya sebagai tahanan tetap diperhatikan. Kejagung ingin memastikan setiap proses hukum berjalan sesuai aturan.
Ia menekankan bahwa kesehatan merupakan hak dasar yang tidak boleh diabaikan. Karena itu, dokter memiliki peran penting dalam menentukan kelanjutan perawatan Nadiem.
Kasus Nadiem menunjukkan bahwa Kejagung berusaha menyeimbangkan antara penegakan hukum dan perlindungan hak tahanan. Pengamanan dilakukan ketat, namun hak kesehatan tetap dijaga.
Anang menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen Kejagung. Ia menyatakan bahwa semua tahanan akan diperlakukan sesuai aturan hukum dan prosedur medis yang berlaku.
“Baca Juga: Hacker ‘Bjorka’ Ditangkap, Ungkap Jual Data Ilegal“