
Israel Klaim Tewaskan Komandan AL IRGC Iran
koranindonesia.id – Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan pasukannya berhasil menewaskan Alireza Tangsiri.
Ia memimpin Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC.
Katz menyampaikan pernyataan itu melalui video pada Kamis, 25 Juni 2026.
Ia menyebut serangan tersebut berlangsung cepat, tepat, dan mematikan.
Selain itu, Israel juga menargetkan sejumlah perwira senior dalam operasi yang sama.
Serangan tersebut menjadi bagian dari eskalasi konflik yang terus meningkat.
“Baca Juga: Mudik Lebaran: Waspada Lonjakan Penularan Campak“
Katz menegaskan Tangsiri bertanggung jawab atas gangguan pelayaran di Selat Hormuz.
Ia menyebut Tangsiri merancang operasi penambangan dan pemblokiran jalur laut tersebut.
Selat Hormuz sendiri menjadi jalur penting bagi distribusi minyak dunia.
Sekitar seperlima pasokan minyak global melewati jalur tersebut setiap hari.
Oleh karena itu, Israel menganggap Tangsiri sebagai target strategis yang berbahaya.
Sejak 28 Februari, Israel bersama Amerika Serikat meningkatkan serangan terhadap Iran.
Kedua negara tersebut melancarkan operasi militer gabungan di berbagai wilayah penting.
Israel juga mengklaim telah menewaskan sejumlah tokoh penting Iran.
Mereka termasuk pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, dan tokoh berpengaruh Ali Larijani.
Namun, klaim tersebut memicu kontroversi dan belum mendapat konfirmasi independen.
Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan balasan ke beberapa wilayah.
Iran menggunakan pesawat tak berawak dan rudal dalam operasi tersebut.
Serangan balasan itu meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Situasi ini juga memicu kekhawatiran terhadap stabilitas global.
Dalam beberapa hari terakhir, Israel meningkatkan serangan ke aset angkatan laut Iran.
Mereka menargetkan kapal perang, kapal pendukung, dan kapal patroli.
Minggu lalu, Israel menyerang beberapa kapal Iran di Laut Kaspia.
Serangan itu menghancurkan kapal yang membawa sistem rudal.
Selain itu, Israel juga melumpuhkan kapal logistik yang mendukung operasi laut Iran.
Seorang pejabat Israel menyebut serangan terjadi di Bandar Abbas.
Kota tersebut menjadi pusat penting bagi kekuatan laut Iran.
Pejabat itu menyatakan serangan langsung mengenai target utama.
Akibatnya, Tangsiri tewas bersama sejumlah perwira lainnya.
Kini, situasi kawasan tetap tegang dan belum menunjukkan tanda mereda.
“Baca Juga: Mudik Lebaran: Waspada Lonjakan Penularan Campak“