
IPW Imbau Massa Demo Damai dan Pentingnya Tertib Hukum
koranindonesia.id – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mengapresiasi langkah Polri dan TNI dalam menjaga keamanan setelah kerusuhan di sejumlah daerah. Ia menilai situasi mulai membaik setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan tindakan tegas terhadap aksi anarkis.
Sugeng menyebut sejak Sabtu malam, tensi kekerasan menurun usai pernyataan Kapolri bersama Panglima TNI. Menurutnya, ketegasan aparat berdampak langsung pada menurunnya potensi kekerasan di lapangan.
“Baca Juga: Akun X Minta Flashdisk Ahmad Sahroni, Nasdem Klarifikasi“
Sugeng menjelaskan bahwa menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak warga yang dijamin undang-undang. Namun ia menekankan agar hal itu dilakukan secara damai tanpa merusak fasilitas umum.
“Silakan sampaikan aspirasi sekeras-kerasnya, tapi jangan kebablasan. Jangan merusak fasilitas yang dibiayai pajak rakyat,” ujar Sugeng.
Sugeng menyoroti aksi perusakan gedung pemerintahan sipil di beberapa daerah. Ia menegaskan bahwa simbol pemerintahan sipil harus dijaga karena merupakan hasil perjuangan reformasi.
Menurutnya, masyarakat boleh menyampaikan kritik keras, tetapi sistem demokrasi tidak boleh dirusak. Ketertiban hukum menjadi syarat penting agar pemerintahan tetap berjalan dengan baik.
Sugeng menjelaskan bahwa tindakan tegas Polri sah jika dilakukan sesuai Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan. Aturan ini memberi kewenangan aparat untuk bertindak dalam situasi darurat yang membahayakan jiwa, properti, maupun objek vital.
“Ketika keselamatan masyarakat, petugas, atau properti terancam, Polri memang berhak mengambil tindakan tegas. Selama mengikuti aturan, langkah itu sah,” tegas Sugeng.
Sugeng juga mengajak tokoh masyarakat memberikan pemahaman kepada publik agar tetap menjaga situasi kondusif. Menurutnya, tokoh publik memiliki peran penting dalam menekankan pentingnya menyampaikan pendapat secara damai.
“Tokoh masyarakat harus menyampaikan bahwa aspirasi boleh disuarakan, tetapi lakukan dengan cara damai,” tambah Sugeng.
IPW menilai langkah Polri dan TNI sudah tepat dalam menjaga ketertiban usai kerusuhan. Sugeng menekankan bahwa demokrasi memberi ruang bagi kritik keras, tetapi semua pihak wajib menjaga keamanan. Dengan aturan hukum yang jelas, aparat memiliki dasar kuat untuk bertindak tegas demi keselamatan publik.
“Baca Juga: Mahasiswa dan Polisi di Demo Gowa Kompak Makan Bakso“