
Gojek Dampingi Driver Korban Kekerasan di Pontianak
koranindonesia.id – Gojek Dampingi Driver Korban Kekerasan: PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menyampaikan keprihatinan atas insiden yang menimpa salah satu mitra driver, Teguh Sukma. Peristiwa itu terjadi di Jalan P. Aim, Pontianak, pada Sabtu (20/9/2025). Dalam kejadian tersebut, Teguh mengalami tindak kekerasan fisik hingga harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.
“Baca Juga: Starmer Tegaskan Inggris Akui Palestina Tanpa Kaitkan Trump“
Direktur Public Affairs & Communications GOTO, Ade Mulya, menyatakan bahwa Gojek langsung memberikan pendampingan sejak awal kejadian. Tim perusahaan mendampingi korban dan keluarga untuk memperoleh perawatan medis yang layak. Gojek juga mengurus administrasi asuransi BPJS Mitra agar korban segera mendapatkan akses layanan kesehatan.
Selain itu, perusahaan memberikan dana santunan untuk mendukung kebutuhan korban dan keluarga. Dengan bantuan tersebut, Gojek berharap Teguh Sukma bisa segera pulih dan kembali beraktivitas.
Gojek menekankan pentingnya pemulihan kondisi korban sebagai prioritas utama. Tim internal terus berkoordinasi untuk memastikan semua kebutuhan medis dan keluarga terpenuhi. Dengan langkah ini, Gojek ingin menunjukkan komitmen nyata terhadap kesejahteraan mitra driver.
Ade Mulya menjelaskan bahwa pendampingan tidak hanya mencakup aspek kesehatan. Gojek juga memperhatikan kebutuhan ekonomi keluarga selama masa pemulihan. Hal ini dilakukan agar korban dapat beristirahat tanpa khawatir terhadap beban finansial.
Selain fokus pada korban, Gojek juga menjalin komunikasi dengan berbagai pihak untuk menjaga situasi tetap kondusif. Perusahaan mendukung penuh aparat berwenang yang sedang melakukan investigasi.
“Kami berharap pihak berwenang dapat menindaklanjuti kasus ini sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Ade. Dengan dukungan itu, Gojek menegaskan posisinya sebagai mitra yang peduli pada keadilan dan keselamatan.
Gojek menegaskan kembali komitmen untuk selalu menjaga keselamatan dan keamanan mitra driver. Perusahaan memastikan semua bentuk pendampingan tetap diberikan agar mitra memperoleh hak dan perlindungan yang semestinya.
Ade Mulya menambahkan bahwa mitra driver merupakan bagian penting dari ekosistem Gojek. Karena itu, perusahaan selalu berupaya menciptakan lingkungan kerja yang aman. Melalui kebijakan ini, Gojek ingin memberikan rasa tenang kepada para mitra dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kasus kekerasan yang menimpa Teguh Sukma menjadi pengingat pentingnya perlindungan mitra driver. Gojek telah menunjukkan tanggung jawab dengan memberikan dukungan penuh. Dari bantuan medis, administrasi asuransi, hingga santunan keluarga, semua langkah nyata dilakukan untuk meringankan beban korban.
Selain itu, koordinasi dengan pihak berwenang membuktikan keseriusan perusahaan dalam mendukung proses hukum. Dengan komitmen ini, Gojek ingin memastikan bahwa keselamatan mitra selalu menjadi prioritas utama.
“Baca Juga: Pemerintah Tegaskan Perang Lawan Rokok Ilegal di Indonesia“