
Drone Israel Serang Aitaroun, Pria Lebanon Terluka
koranindonesia.id – Drone Israel Serang Aitaroun: Sebuah serangan drone Israel melukai seorang pria di kota Aitaroun, Lebanon selatan, pada Jumat (15/8/2025).
Informasi ini disampaikan oleh Kantor Berita Nasional (NNA).
Serangan terjadi saat situasi di perbatasan Israel-Lebanon masih tegang.
“Baca Juga: Kasus Zara Qairina: Kematian Tragis Siswi Malaysia“
Menurut laporan NNA, drone Israel menargetkan sebuah sepeda motor di Aitaroun.
Drone tersebut melepaskan sedikitnya dua rudal ke arah sasaran.
Ledakan merusak area sekitar dan menyebabkan satu orang mengalami luka-luka.
Tidak ada informasi resmi terkait identitas korban.
Namun, warga setempat melaporkan bahwa korban langsung mendapat perawatan medis.
Selain serangan di Aitaroun, NNA juga melaporkan aktivitas udara militer Israel.
Pesawat-pesawat Israel terbang di atas wilayah Nabatieh dan daerah sekitarnya pada hari yang sama.
Kehadiran pesawat ini memicu kekhawatiran warga akan kemungkinan serangan lanjutan.
Beberapa saksi mata mengaku mendengar suara pesawat sejak pagi.
Mereka memilih tetap berada di dalam rumah demi menghindari risiko.
Pasukan Israel terus melakukan serangan di berbagai wilayah Lebanon.
Serangan ini terjadi meskipun gencatan senjata dengan Hizbullah sudah berlaku sejak November lalu.
Kesepakatan gencatan senjata semula diharapkan mengurangi ketegangan di perbatasan.
Namun, rangkaian serangan terbaru menunjukkan konflik belum benar-benar mereda.
Wilayah perbatasan antara Israel dan Lebanon menjadi salah satu titik konflik paling rawan di Timur Tengah.
Ketegangan meningkat setiap kali terjadi serangan lintas batas.
Hizbullah dan Israel memiliki sejarah panjang bentrokan militer.
Gencatan senjata sering kali tidak bertahan lama karena insiden seperti penyerangan drone.
Serangan udara seperti ini menimbulkan rasa takut bagi warga sipil.
Banyak keluarga memilih meninggalkan rumah demi mencari tempat yang lebih aman.
Organisasi kemanusiaan di Lebanon mendesak semua pihak menghentikan kekerasan.
Mereka menegaskan bahwa konflik berkepanjangan hanya memperburuk penderitaan masyarakat.
“Baca Juga: Pria Jaksel Sebar Video Syur Pacar karena Cemburu“