Derby Romero akan bergabung dalam jajaran pemain Di Ambang Kematian 2, sekuel horor yang kembali mengangkat kisah pesugihan Kandang Bubrah. Keterlibatan Derby menarik perhatian karena ia sebelumnya telah menjadi penggemar film pertamanya.
Film tersebut segera memasuki masa produksi dengan Azhar Kinoi Lubis sebagai sutradara. MVP Pictures telah mengumumkan gabungan pemain baru dan pemain lama untuk melanjutkan cerita ini.
Dari Penonton Menjadi Bagian Sekuel
Bagi Derby, kesempatan tampil dalam sekuel ini memiliki arti tersendiri karena berawal dari ketertarikannya sebagai penonton. Ia menyampaikan antusiasmenya melalui keterangan tertulis.
“Jujur aku emang ngefans sama film Di Ambang Kematian. Makanya senang banget akhirnya bisa diajak gabung film ini,” kata Derby Romero.
Derby hadir sebagai salah satu tambahan pemain dalam kelanjutan film tersebut. Ia akan tampil bersama Nayla D. Purnama, Nafiza Fatia, Wina Marrino, dan Muhammad Adhiyat.
Di saat yang sama, sekuel ini juga mempertahankan sejumlah nama dari film sebelumnya. Teuku Rifnu Wikana dan Andi Bersama telah dikonfirmasi kembali terlibat dalam kisah lanjutan tersebut.
Persiapan Nayla untuk Tokoh Laras
Nayla D. Purnama mempersiapkan perubahan fisik untuk memerankan Laras, seorang atlet renang. Ia menghitamkan kulit dan menurunkan berat badan agar penampilannya lebih mendekati bayangan karakter itu.
Perubahan tersebut, menurut Nayla, muncul dari keinginannya sendiri untuk membangun kedekatan dengan Laras. Ia menilai pendekatan fisik membantunya masuk ke dalam karakter yang diperankan.
“Sebenarnya itu memang datangnya kemauannya dari aku sendiri sih. Kayak aku ngerasa, untuk aku untuk lebih bisa masuk ke karakter Laras adalah dengan mengubah fisik aku sedekat mungkin dengan apa yang aku bayangkan untuk Laras,” kata Nayla.
Persiapan Nayla menandai salah satu fokus baru dalam jajaran pemeran sekuel ini. Karakter Laras akan menjadi bagian dari deretan tokoh yang dibawa oleh wajah-wajah baru.
Kisah Kandang Bubrah Berlanjut
Di Ambang Kematian 2 dipastikan tetap membawa elemen pesugihan Kandang Bubrah yang menjadi bagian penting dari cerita pertama. Unsur tersebut menjadi pijakan bagi kelanjutan kisah dalam film kedua.
Film pertama Di Ambang Kematian merupakan adaptasi dari utas Jeropoint. Film itu tercatat sebagai salah satu film horor terlaris pada 2023 dengan perolehan 3,3 juta penonton selama penayangan di bioskop.
Capaian tersebut menjadi konteks penting bagi kelanjutan cerita ke film kedua. Menurut Kompas.com, sekuel ini akan memadukan pemain lama dengan wajah baru di tengah kelanjutan cerita pesugihan Kandang Bubrah.
Dengan masuknya Derby dan para pemain baru, sekuel ini memperluas susunan pemeran tanpa meninggalkan sejumlah tokoh dari film terdahulu. Masa produksi yang akan segera dimulai menjadi tahap berikutnya bagi kelanjutan film horor tersebut.






