Benfica menghadapi tekanan besar saat bertandang ke markas Casa Pia pada pekan kedua Liga Portugal. Tim berjuluk As Aguias itu belum mampu menaklukkan Casa Pia dalam tiga pertemuan domestik terakhir, dengan catatan dua hasil imbang dan satu kekalahan.
Laga di Stadion Municipal de Rio Maior akan digelar pada Senin, 17 Agustus 2026, pukul 20.15 waktu setempat. Benfica membutuhkan kemenangan setelah hanya bermain imbang melawan Academico Viseu pada pertandingan pembuka musim.
Ujian Berat bagi Benfica
Rentetan hasil tersebut membuat Casa Pia memiliki modal penting untuk kembali menghadapi salah satu klub besar Portugal. Catatan itu juga menyamai rekor FC Porto saat menghadapi Benfica di Liga Portugal.
Hanya Sporting Braga yang memiliki rangkaian nirkekalahan lebih panjang atas Benfica, yakni empat pertandingan beruntun. Karena itu, hasil di Rio Maior akan menentukan apakah Benfica mampu memutus tren yang mengganggu mereka.
| Pertemuan | Hasil untuk Benfica | Keterangan |
|---|---|---|
| 17 Agustus 2024 | Menang 3-0 | Gol Pavlidis, Tiago Gouveia, dan Fredrik Aursnes |
| 3 laga domestik berikutnya | Tanpa kemenangan | 2 imbang dan 1 kalah |
Kemenangan terakhir Benfica atas Casa Pia terjadi pada 17 Agustus 2024 di Stadion Da Luz. Pada laga itu, Vangelis Pavlidis, Tiago Gouveia, dan Fredrik Aursnes membawa tim tuan rumah menang tiga gol tanpa balas.
Setelah pertandingan tersebut, Casa Pia mampu mengubah keseimbangan dalam duel ini. Mereka mengumpulkan poin dari dua laga musim lalu dan bahkan mencatat satu kemenangan dalam tiga pertemuan terakhir.
Kepercayaan Diri Casa Pia
Bek Casa Pia, Sousa, menilai pertemuan melawan Benfica tetap menjadi ujian yang sangat berat bagi timnya. Pemain asal Brasil itu turut membantu klubnya menahan Benfica dalam dua pertandingan pada musim lalu.
“Tentu saja ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit, Benfica adalah tim besar dan akan memberi kami kesulitan besar. Musim lalu kami menghadapi mereka dua kali dan bersyukur bisa meraih poin di kedua laga tersebut, sesuatu yang sangat sulit terjadi,” kata Sousa.
Sousa berharap faktor kandang dapat membantu Casa Pia kembali meraih hasil positif pada awal musim. Ia menilai timnya harus tampil maksimal untuk membuka peluang mendapatkan kemenangan penting di Rio Maior.
Pada musim lalu, Sousa menjadi salah satu pemain penting Casa Pia melalui kontribusi tekel, sapuan, intersepsi, dan umpan lambung akurat. Perannya membantu tim tersebut mempertahankan posisi di kasta tertinggi sepak bola Portugal.
Casa Pia kini membawa ambisi lebih tinggi setelah sebelumnya berhasil memenuhi target bertahan di divisi pertama. Tim itu disebut menjalani persiapan pramusim dengan baik dan ingin bersaing di posisi yang lebih tinggi pada klasemen.
Komposisi Pemain yang Disiapkan
Filipe Coelho menyiapkan André Gomes sebagai penjaga gawang Casa Pia, dengan André Geraldes, João Goulart, David Sousa, dan Abdu Conté di lini belakang. Ofori, Seba Pérez, Gabi Pereira, Kevin Prieto, Rochinha, serta Henrique Araújo melengkapi susunan pemain yang diandalkan.
Di kubu tim tamu, Marco Silva mengandalkan Samuel Soares di bawah mistar. Alexander Bah, Tomás Araújo, Lenglet, dan Dahl diproyeksikan menjaga pertahanan Benfica.
Enzo Barrenechea dan Leandro Barreiro akan mengisi lini tengah, sementara Rafa, Sudakov, Prestianni, dan Pavlidis menjadi pilihan di sektor serang. Komposisi itu diharapkan mampu menghasilkan gol sekaligus mengakhiri tiga pertandingan tanpa kemenangan Benfica atas Casa Pia.






