
Polda Sumbar Salurkan Ratusan Ribu Porsi untuk Korban Bencana
koranindonesia.id – Polda Sumatera Barat mengambil langkah cepat membantu warga terdampak bencana alam.
Kepolisian menyalurkan ratusan ribu porsi makanan untuk meringankan beban masyarakat.
Langkah ini menjadi bagian dari respons darurat pascabencana.
“Baca Juga: AS Luncurkan Serangan Balasan ke Suriah, Target Basis ISIS“
Kapolda Sumbar Gatot Tri Suryanta menyampaikan langsung kegiatan tersebut.
Ia menyebut pihaknya memasak dan membagikan makanan bersama Bobon Santoso.
Pada hari itu, tim menyiapkan 5.000 porsi bakso.
Kegiatan ini menjadi bagian dari target 100.000 porsi makanan.
Polda Sumbar membagikan makanan kepada warga terdampak di berbagai lokasi.
Wilayah tersebut meliputi Dadok Tanggul Hitam, Air Panca, dan Balai Gadang.
Selain itu, distribusi juga menjangkau Lubuk Minturun, Koto Pulai, dan Lubuk Buaya.
Warga Padang Sarai serta Ikua Koto turut menerima bantuan.
Polda Sumbar memastikan bantuan tepat sasaran.
Selain masalah pangan, warga menghadapi kendala akses air bersih.
Bencana alam merusak sumber air di sejumlah wilayah Sumatera Barat.
Kondisi ini memicu kebutuhan mendesak akan pasokan air layak.
Polda Sumbar merespons situasi tersebut dengan program lanjutan.
Fokus pemulihan kini mengarah pada penyediaan air bersih.
Langkah ini bertujuan mendukung kebutuhan dasar masyarakat.
Gatot menegaskan komitmen kepolisian dalam pemulihan pascabencana.
Ia menyatakan pihaknya akan membantu masyarakat secara berkelanjutan.
Program sumur bor menjadi solusi jangka panjang.
Polda Sumbar menyiapkan pembangunan 150 titik sumur bor.
Program ini menyasar wilayah dengan dampak paling parah.
Lokasi utama berada di Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Padang.
Selain itu, pembangunan juga mencakup Kota Padang Panjang.
Kabupaten Agam dan Kota Solok masuk dalam daftar prioritas.
Polda Sumbar berharap akses air bersih segera pulih.
Gatot menilai air bersih sebagai kebutuhan mendasar warga.
Ia menekankan pentingnya pemulihan yang berkelanjutan.
Polda Sumbar ingin memastikan masyarakat kembali beraktivitas normal.
Bantuan makanan dan pembangunan sumur bor berjalan beriringan.
Kepolisian menggandeng berbagai pihak dalam pelaksanaannya.
Langkah ini menunjukkan peran aktif aparat dalam penanganan bencana.
Melalui program ini, Polda Sumbar berharap beban warga berkurang.
Masyarakat terdampak kini mendapat dukungan nyata.
Pemulihan Sumatera Barat terus bergerak secara bertahap.