Lazio gagal menembus pertahanan Mantova dan hanya bermain 0-0 dalam 90 menit pada babak 32 besar Coppa Italia. Hasil di Stadion Olimpico, Roma, Minggu 16 Agustus 2026 itu menjadi awal yang tidak meyakinkan bagi Gennaro Gattuso sebagai pelatih Biancocelesti.
Kebuntuan melawan klub Serie B tersebut langsung memperlihatkan pekerjaan besar yang dihadapi Gattuso. Lazio mampu menguasai laga, tetapi dominasi susunan pemain belum berubah menjadi gol.
Sesuai regulasi turnamen, laga yang berakhir imbang pada waktu normal harus ditentukan melalui adu penalti. Pemenang pertandingan ini akan bertemu pemenang duel antara Lecce dan Palermo pada putaran berikutnya.
Ujian Awal bagi Gattuso
Gattuso datang menggantikan Maurizio Sarri dan langsung menerapkan formasi 4-3-3 dalam pertandingan resmi pertamanya. Ia memberi kesempatan kepada dua rekrutan baru, Danilho Doekhi dan Alfonso Pedraza, untuk tampil di lini pertahanan.
Christos Mandas dipercaya mengawal gawang Lazio dalam laga yang dipimpin wasit Giuseppe Mucera asal Palermo. Di lini depan, Matteo Cancellieri, Boulaye Dia, dan kapten Mattia Zaccagni diturunkan sejak menit awal.
| Detail | Lazio | Mantova |
|---|---|---|
| Pelatih | Gennaro Gattuso | Francesco Modesto |
| Status kompetisi | Peserta Coppa Italia | Klub Serie B |
| Skor 90 menit | 0 | 0 |
| Stadion | Stadion Olimpico, Roma | |
Mantova asuhan Francesco Modesto tidak sekadar datang untuk bertahan di Roma. Cella dan Meroni menjadi fondasi lini belakang, sedangkan Leonardo Gliozzi menjadi tumpuan serangan tim tamu.
Organisasi permainan Mantova membuat Lazio tidak mampu menemukan penyelesaian yang dibutuhkan. Situasi itu menempatkan efektivitas serangan sebagai salah satu persoalan pertama yang perlu dibenahi Gattuso.
Pertemuan Pertama Setelah 59 Tahun
Laga ini memiliki arti khusus karena mempertemukan Lazio dan Mantova dalam pertandingan resmi untuk pertama kalinya selama 59 tahun. Kedua klub terakhir berjumpa pada 30 April 1967 saat Lazio menang tipis 1-0.
Catatan masa lalu itu tidak terulang dalam waktu normal di Stadion Olimpico. Mantova justru mampu membawa Lazio ke penentuan adu penalti setelah menjaga skor tetap tanpa gol.
Skuad Masih dalam Perubahan
Hasil tersebut datang ketika Lazio masih menata komposisi skuad menjelang musim baru. Keterbatasan anggaran transfer membuat manajemen harus berhitung dalam setiap langkah untuk menambah pemain.
Direktur Olahraga Lazio Angelo Fabiani menegaskan klub tetap berusaha aktif di bursa transfer. “Melakukan transfer bagi kami saat ini tidaklah mudah. Bagaimanapun, negosiasi untuk Frattesi membuktikan bahwa kami memiliki keinginan untuk bergerak di bursa transfer dan kami tetap fokus,” kata Fabiani.
Manajemen Lazio juga mendaftarkan Davide Frattesi yang diboyong dari Inter Milan untuk memperbanyak pilihan di lini tengah. Kehadirannya dinilai penting saat Gattuso membangun keseimbangan baru dalam tim.
Perubahan itu terjadi setelah Mario Gila pindah ke AC Milan dan Ivan Provedel menuju Inter Milan. Dengan sejumlah pergeseran tersebut, Gattuso masih perlu menemukan susunan yang mampu menjaga keseimbangan sekaligus menghasilkan gol.
Imbang tanpa gol melawan Mantova belum memberikan jawaban utuh mengenai arah permainan Lazio pada era baru ini. Namun, pertandingan tersebut menjadi penanda bahwa tantangan awal Gattuso bukan hanya membangun dominasi, melainkan mengubahnya menjadi hasil.






