Kekalahan 2-4 dari AC Milan tidak mengubah keyakinan Michael Carrick terhadap kesiapan Manchester United menjelang Premier League. Manajer MU menilai skuadnya berkembang dan memiliki fondasi yang lebih kuat setelah menjalani seluruh agenda pramusim.
Pertandingan di Wroclaw Stadium, Polandia, pada Sabtu (15/8/2026) menjadi laga terakhir MU sebelum memasuki kompetisi. Hasil tersebut memang menambah catatan kekalahan, tetapi juga memberi staf pelatih bahan evaluasi pada fase akhir persiapan.
Carrick menilai perkembangan tim tidak dapat diukur hanya dari satu pertandingan penutup pramusim. Ia menempatkan rangkaian penampilan selama masa persiapan sebagai dasar utama optimisme menuju musim baru.
“Ini berjalan sangat baik,” kata Carrick seperti dikabarkan Mirror. Menurutnya, ada banyak sisi positif yang dapat diambil dari performa tim sepanjang pramusim.
“Saya pikir ada banyak hal positif yang bisa diambil dari ini. Dari banyak performa yang ditunjukkan, saya rasa tim ini telah berkembang dan menjadi lebih kuat,” ujar Carrick.
Enam Laga sebagai Bahan Pengukuran
Manchester United memainkan enam pertandingan pramusim dengan catatan dua kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan. Rangkaian ini menunjukkan MU mampu meraih hasil positif, meski masih menghadapi sejumlah pekerjaan sebelum laga kompetitif dimulai.
| Lawan | Hasil | Catatan |
|---|---|---|
| Rosenborg | Menang | Salah satu dari dua kemenangan |
| Atletico Madrid | Menang | Salah satu dari dua kemenangan |
| PSG | Imbang | Bagian dari dua hasil seri |
| Leeds United | Imbang | Menang adu penalti 5-4 |
| Wrexham | Kalah | Kekalahan sebelum melawan Milan |
| AC Milan | Kalah 2-4 | Laga penutup pramusim di Polandia |
Dua kemenangan MU diraih saat menghadapi Rosenborg dan Atletico Madrid. Sementara itu, hasil seri didapat ketika berjumpa PSG serta Leeds United.
Hasil melawan Leeds memiliki catatan tersendiri karena MU kemudian memenangi adu penalti dengan skor 5-4. Adapun kekalahan dari Wrexham dan Milan menjadi bagian dari evaluasi yang harus diselesaikan tim pelatih.
Pramusim memberi ruang bagi Carrick untuk melihat respons skuad dalam berbagai hasil pertandingan. Kemenangan, hasil imbang, dan kekalahan tersebut menjadi gambaran yang lebih utuh ketimbang hanya menilai laga melawan Milan.
Ujian Kompetitif Menanti Hull City
MU akan menghadapi Hull City di MK Stadium pada Sabtu (22/8/2026). Laga itu akan menjadi pertandingan kompetitif pertama setelah rangkaian persiapan musim panas berakhir.
Pertemuan dengan Hull City sekaligus menjadi kesempatan awal untuk menguji penilaian Carrick bahwa timnya telah menjadi lebih kuat. MU perlu menerjemahkan perkembangan yang terlihat pada pramusim ke dalam pertandingan Premier League.
Persiapan MU juga berlangsung ketika aktivitas klub di bursa transfer belum terlalu besar. Menurut sport.detik.com, Youri Tielemans dan Andrey Santos menjadi pembelian besar Manchester United pada periode musim panas ini.
Carrick masih menunggu kemungkinan adanya tambahan pemain dari manajemen klub. Situasi tersebut membuat penilaian terhadap kemampuan skuad yang sudah tersedia menjadi semakin penting menjelang kompetisi.
Kekalahan dari Milan dengan demikian tidak berdiri sebagai satu-satunya tolok ukur kesiapan MU. Carrick memilih menyoroti performa kolektif dan kemajuan tim selama enam laga sebagai modal menuju pertandingan melawan Hull City.






