Delapan Gol Tanpa Balas Mengguncang Grazer AK, Feldhofer Hadapi Tekanan

Kekalahan 0-8 dari Rapid Wien menjadi pukulan besar bagi Grazer AK pada putaran ketiga Bundesliga Austria. Hasil di Allianz Stadion, Wina, itu disebut pelatih Ferdinand Feldhofer sebagai momen tergelap sepanjang kariernya.

Feldhofer menilai pertandingan praktis telah lepas dari kendali sejak awal laga. Menurutnya, timnya tidak mampu memberikan perlawanan setelah duel ditentukan dalam sepuluh menit pertama.

“Ini adalah momen tergelap dalam karier saya, baik sebagai pemain maupun pelatih. Ketika pertandingan sudah diputuskan setelah sepuluh menit dan kami tidak mampu melawan, itu sangat sulit,” kata Feldhofer setelah pertandingan.

Kekalahan telak tersebut langsung memicu kekecewaan di kalangan pendukung Grazer AK. Sejumlah suporter membentangkan spanduk bertuliskan “Feldhofer raus” ketika Rapid telah mencetak gol keenam.

Pelatih itu tidak menolak reaksi dari tribun dan menganggap ketidakpuasan pendukung sebagai hal yang wajar. Ia menegaskan bahwa persoalan utama bukan mengenai posisinya, melainkan kemampuan tim untuk bangkit dari situasi sulit.

“Para penggemar benar jika mereka menunjukkan ketidakpuasan setelah kekalahan 0-8. Saya pribadi tidak penting saat ini, yang penting adalah kami bisa keluar dari situasi ini bersama-sama,” ujarnya.

Pertahanan Menjadi Sorotan

Feldhofer secara terbuka meminta maaf atas penampilan timnya, khususnya dalam aspek pertahanan. Ia mengakui Grazer AK tampil sangat buruk ketika harus menahan serangan lawan.

“Kami benar-benar buruk dalam bertahan, dan saya berharap kita bisa mengambil pelajaran dari kekalahan ini. Ini bukan pengalaman yang menyenangkan,” ujar Feldhofer.

Rapid Wien tampil dominan sepanjang pertandingan dan mengubah keunggulan awal menjadi kemenangan besar. Hasil tersebut membawa tim tuan rumah naik ke puncak klasemen Bundesliga Austria.

Tonni Adamsen menjadi pembeda utama dengan mencetak empat gol dalam laga tersebut. Ercan Kara menyumbang dua gol, sedangkan Yusuf Demir dan Nenad Cvetkovic masing-masing melengkapi pesta gol tuan rumah.

Pencetak Gol Rapid WienJumlah Gol
Tonni Adamsen4
Ercan Kara2
Yusuf Demir1
Nenad Cvetkovic1

Tekanan Meningkat di Awal Musim

Kritik terhadap Feldhofer turut datang dari mantan pemain sekaligus pakar sepak bola Austria, Hans Krankl. Ia menyebut penampilan Grazer AK sebagai “skandal” dan mendukung tuntutan pendukung yang menginginkan perubahan di kursi pelatih.

“Saya yakin ini sudah akhir bagi Feldhofer. Keadaan sudah sangat buruk. Saya hanya berharap yang terbaik untuknya,” kata Krankl.

Kekalahan ini tercatat sebagai salah satu hasil dengan selisih gol terbesar dalam sejarah Bundesliga Austria. Bagi Grazer AK, rapuhnya pertahanan dalam laga tersebut menjadi persoalan mendesak yang harus dibenahi setelah awal musim yang berat.

Baca Juga