Dari 80 Atlet Cilik, Hanya 20-30 yang Lolos ke Panggung Onepride Future Champ

Sekitar 80 atlet cilik mengikuti seleksi, tetapi hanya 20 hingga 30 peserta yang akan memperoleh tiket menuju Onepride Future Champ Taekwondo Series 2026. Persaingan ini melibatkan anak-anak dari berbagai kelompok usia, termasuk peserta termuda yang baru berusia tiga tahun.

Seleksi tersebut berlangsung di Ibis Styles Jakarta Sunter, Jakarta Utara, pada Minggu, 16 Agustus 2026. Atlet yang terpilih akan bertanding pada kompetisi utama yang dijadwalkan berlangsung pada 11-13 September 2026 di GOR Ciracas, Jakarta Timur.

Kuota yang terbatas membuat penyaringan menjadi tahap penting bagi peserta yang ingin melanjutkan pembinaan melalui arena kompetisi. Tidak semua anak yang hadir dapat lolos karena jumlah atlet yang dipilih hanya sekitar seperempat hingga kurang dari separuh total peserta.

Peserta seleksi berasal dari rentang usia tiga tahun sampai 12 tahun lebih. Perbedaan usia tersebut membuat pembagian kategori menjadi bagian penting agar setiap atlet bertanding sesuai kelompok yang ditetapkan.

Regulasi PBTI Menjadi Dasar Seleksi

Penyelenggara menyatakan seluruh seleksi dan pertandingan mengacu pada regulasi Pengurus Besar Taekwondo Indonesia atau PBTI. Ketentuan itu mencakup kelompok usia, tingkatan sabuk, serta kategori berat badan atlet.

PIC Coach CR Taekwondo Academy, Karra Ferennika, menegaskan aturan resmi tetap digunakan dalam pelaksanaan ajang ini. “Untuk regulasinya kita tetap mengikuti PBTI dan juga untuk kisaran usia, sabuk, dan juga berat badan kita harus mengikuti pertandingan regulasi dari PBTI,” tegasnya.

Penerapan regulasi tersebut menjadi penting karena peserta datang dari kelompok usia yang sangat beragam. Peserta berusia tiga tahun memerlukan penyesuaian kategori yang berbeda dibandingkan atlet berusia 12 tahun ke atas.

Selain menguji kemampuan teknik, seleksi memberi kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal suasana pertandingan yang terstruktur. Mereka dapat belajar menghadapi lawan sekaligus membangun kesiapan mental sejak dini.

KegiatanTanggalLokasiKeterangan
Try Out Visit2 Agustus 2026GOR Kalisari, Cijantung, Jakarta TimurPencarian bibit atlet
Seleksi atlet16 Agustus 2026Ibis Styles Jakarta Sunter, Jakarta UtaraDiikuti sekitar 80 peserta
Kompetisi utama11-13 September 2026GOR Ciracas, Jakarta TimurDiikuti atlet hasil seleksi

Jalur Pembinaan Menuju Kompetisi Lebih Besar

Seleksi di Jakarta Utara bukan satu-satunya agenda pencarian atlet muda dalam rangkaian program tersebut. Sebelumnya, pencarian bibit atlet juga dilakukan melalui kegiatan Try Out Visit di GOR Kalisari, Cijantung, Jakarta Timur, pada 2 Agustus 2026.

VIVA melaporkan agenda tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan sebelum para peserta memasuki tahapan seleksi. Rangkaian kegiatan itu kemudian mengarah pada kompetisi utama di GOR Ciracas.

Karra menyebut penyaringan atlet usia dini memiliki tujuan yang lebih luas daripada menentukan peserta kompetisi taekwondo. Atlet yang dinilai berpotensi disiapkan untuk memperoleh pengalaman pada pertandingan bela diri dengan skala lebih besar.

“Jadi event tahunan ini kita juga sambil mencari talenta yang akan kita peruntukkan untuk pertandingan Onepride MMA nanti,” ujar Karra pada 16 Agustus 2026. Ia juga menyatakan atlet terbaik yang terpilih akan mendapat kesempatan bertanding dalam ajang MMA.

“Supaya nanti di pertandingan itu kita akan berikan atlet-atlet terbaik kita untuk bertanding di MMA,” sambung Karra. Pernyataan tersebut menunjukkan adanya proyeksi pembinaan lanjutan bagi atlet yang menunjukkan potensi dalam proses seleksi.

Kesempatan Bertanding Sejak Usia Dini

Onepride bersama tvOne menggagas Onepride Future Champ Taekwondo Series sebagai wadah kompetisi taekwondo dengan pendekatan penyelenggaraan profesional dan pembinaan atlet usia dini. Program ini hadir setelah Onepride aktif selama satu dekade dalam perkembangan olahraga bela diri di Indonesia.

Bagi anak-anak dan pelajar yang menekuni taekwondo, kompetisi ini menyediakan kesempatan untuk menguji hasil latihan dalam pertandingan yang mengikuti ketentuan resmi. Tahap seleksi menjadi pintu awal bagi atlet cilik untuk tampil di GOR Ciracas pada September 2026.

Atlet yang lolos nantinya akan membawa hasil penyaringan dari Jakarta Utara ke kompetisi utama. Ajang tersebut menjadi ruang bagi mereka untuk menambah pengalaman bertanding dalam jalur pembinaan yang telah disiapkan penyelenggara.

Baca Juga