Banner sumsel

YLKI Desak Pemkab Lahat Tertibkan Peredaran Miras Oplosan

LAHAT, koranindonesia.id – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lahat Raya meminta Pemerintah Kabupaten Lahat bersama tim terpadu untuk menertibkan minuman keras oplosan yang banyak beredar ditengah masyarakat, karena membahayakan kesehatan dan nyawa penggunanya.

“Peredaran minuman Miras Oplosan, diduga kuat tidak memiliki izin dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM),” kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen (YLKI) Lahat Raya, Sanderson Syafe’i, ST. SH di Kantornya, Jumat (13/4/2018).

Peredaran gelap Miras oplosan itu, menurut dia, karena kurangnya pengawasan dan tingginya permintaan serta lemahnya penegakan hukum, sehingga miras tetap beredar ditengah masyarakat.

Dia menjelaskan, tingginya permintaan miras, menyebabkan suplai barang haram tersebut ke semakin deras dan  tidak sedikir pula masyarakat mengoplos sendiri minuman tersebut. Akibatnya tidak sedikit masyarakat yang menjadi korban atau meninggal sia-sia, karena mengonsumsi miras yang bercampur bahan kimiawi itu.
“Pemerintah perlu menyelamatkan penduduk dari kematian, akibat dari dampak ketergantungan miras oplosan yang sangat berbahaya bagi kesehatan tersebut,” katanya.

Sanderson menambahkan, generasi muda, para pelajar, dan mahasiswa juga banyak yang sudah terpengaruh dan mabuk-mabukan setelah meminum miras, serta kebiasaan jelek ini harus secepatnya dihentikan.

“Para generasi muda, calon-calon pemimpin bangsa kedepan harus secepatnya meninggalkan miras, karena tidak sesuai dengan budaya ketimuran, dan diharamkan oleh agama,” kata Ketua YLKI Lahat itu. (nur)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.