Yenny Wahid dan Yusuf Mansur Ajak Warga Nahdliyin Pilih Jokowi – Amin

KARANGANYAR, koranindonesia.id – Warga Nahdlatul Ulama (NU) bersama dengan Komunitas Srikandi Indonesia (KSI) menggelar kegiatan doa bersama pemenangan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) – Ma’ruf Amin di Museum De Tjolomadoe, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Selasa (9/4/2019) siang.

Kegiatan yang dihadiri oleh putri Presiden Gusdur, Yenny Wahid dan Ustaz Yusuf Mansur ini menekankan bahwa sosok Jokowi layak memimpin negeri ini. “Awalnya menarget 2.000 orang. Namun berkembang sampai hadir 7.000 jamaah. Kami mendoakan Jokowi-Amin menang di Pilpres dan untuk kesejahteraan Indonesia,” kata Ketua Pelaksana Doa Bersama, Tuti Adib.

Ibunda Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo turut hadir dan menjadi tamu istimewa dalam acara tersebut. Tuti mengatakan, ribuan peserta doa bersama dari Banser, Anshor, Jamuro, Jamuri, dan Muslimat NU, Fatayat NU, serta 70 organisasi sukarelawan pemenangan pasangan nomor urut 01 tersebut.

Ketua Umum Srikandi Indonesia, Yanti Rukmana mengatakan, kaum perempuan adalah pilar bangsa. Komunitas ini menggerakkan perempuan Indonesia berkualitas dalam sosial, budaya dan politik.

Ia meminta para Srikandi jangan salah pilih. Pemimpin ideal adalah mengemban amanah yang bekerja nyata dan mengayomi semua.
“Kita melihat Jokowi memberikan hak sama dalam berpolitik bagi kaum perempuan. Visi misinya sesuai apa yang Srikandi harapkan,” katanya.

Sementara itu, Yenny Wahid mengatakan, supaya warga warga NU tidak salah pilih dalam menentukan pilihan. Sosok Jokowi selama ini telah membuktikan sumbangsihnya bagi Bangsa Indonesia. Khususnya bagi warga NU.

“Beliau pantas memimpin bangsa ini. Kerja keras telah ditunjukkan, sehingga kita berikan suara kepada Pak Jokowi,” kata Yenni.
Ditempat yang sama, Ustaz Yusuf Mansur juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap Paslon nomor urut 01.

Menurutnya, Jokowi merupakan sosok pemimpin dan panutan bagi masyarakat Indonesia. “Jokowi telah teruji. Maka dari itu, Jokowi harus satu kali lagi,” kata pemilik usaha Paytren tersebut.
(ali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.