Yayasan akan Datangi Keluarga Korban MOS SMA Taruna Indonesia Palembang

 

PALEMBANG, koranindonesia.id –Yayasan Gani Nusantara yang menaungi SMA Taruna Indonesia Palembang menyampaikan rasa duka yang dalam atas meninggalnya  Wiko Jeriyanda  (16) siswa SMA tersebut.

Hal itu disampaikan langsung oleh pengacara Yayasan Gani Nusantara Sihat Judin SH, MH. Rencananya, kata Sihat, pihak yayasan akan mendatangi pihak keluarga korban, baik keluarga almarhum Delwyn Berli Julindro (14) dan almarhum Wiko Jeriyanda untuk menyampaikan bela sungkawa serta pemberian uang duka cita.

“Namun kita akan menunggu setelah suasana tenang, sekarang ini keluarga korban masih sangat berduka,” ujar Sihat.

Diungkapkan Sihat, bahwa dirinya selaku kuasa hukum bersama pihak sekolah sudah membesuk korban (Wiko) saat pertama kali dirawat di ruang ICU RSI RK Charitas Palembang.

“Kami juga sudah menyampaikan permohonan maaf kepada Pak Suwito dan istri (orang tua korban Wiko) dan pengacaranya atas insiden tersebut (adanya penganiayaan) hingga membuat korban dirawat dan akhirnya meninggal dunia,” sesalnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wiko Jeriyanda (16) sempat dilarikan ke RS Karya Asih Lebong Gajah, usai mengikuti  MOS hari terakhir  yang dilaksanakan sekolahnya, SMA Taruna Indonesia, Jalan Pendidikan Kecamatan Sukarami. Dalam kondisi sakit korban yang sempat mengigau untuk tidak dipukuli, akhirnya di pindahkan ke RS RK Charitas.

 

Beberapa hari menjalani perawatan pasca operasi dibagian perut, korban tidak menunjukkan sedikit harapan membaik dalam kesehatannya,  Jumat (19/7) menghembuskan nafas terakhir.(fhy)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.