Wujudkan Pilkada Aman-Damai, Polres Lubuklinggau Gelar Istighosah dan Doa Bersama

LUBUKLINGGAU, koranindonesia.id – Masyarakat Kota Lubuklinggau berbondong-bondong menghadiri istighosah dan doa bersama yang digelar Polres Lubuklinggau dalam rangka mewujudkan Pilkada Lubuklinggau yang aman dan damai, di halaman Mapolres Lubuklinggau, Senin (25/6/2018).

Dalam acarah istighosah dan doa bersama tersebut, tampak pula hadir Pjs Wali Kota Lubuklinggau Riki Junaidi, Ketua DPRD Kota Lubuklinggau Rodi Wijaya, serta unsur muspida Kota Lubuklinggau, tak ketinggalan jajaran penyelenggara pemilu di wilayah Kota Lubuklinggau sendiri. Serta, tiga pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau, yakni paslon nomor urut 1 H Toyeb Rakembang-Sopyan; paslon nomor urut 2 SN Prana Putra Sohe-Sulaiman Kohar;  dan paslon nomor urut 3 Rustam Effendi-Riezki Aprilia.

Istighosah dan doa bersama itu sendiri dipimpin oleh Ustad Solihin Hasibuan dan Ustad Lukmanul Hakim.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar mengatakan, kegiatan ini begitu sempurna dengan dihadiri semua paslon. Untuk itu, tak salah kiranya jika ia pun lantas mengenalkan masing-masing paslon yang akan bertarung pada Pilkada Lubuklinggau 2018, 27 Juni nanti kepada segenap masyarakat yang menghadiri acara istighosah dan doa bersama tersebut.

“Saya mengingatkan kita semua, sampai saat ini tahapan telah sampai pada masa-masa krusial, penentuan memilih pemimpin Kota Lubuklinggau untuk lima tahun mendatang. Kita memohon kepada Allah SWT, semoga  pilkada nanti berlangsung aman. Jadikanlah ajang pilkada sebagai ajang untuk tetap menjalin tali silaturahmi dan tidak terpecah belah,” ungkapnya.

Pjs Wali Kota Lubuklinggau Riki Junaidi mengatakan, pihaknya menargetkan angka partisipasi pemilih pada pelaksanaan Pilkada Lubuklinggau 2018 ini mencapai 85%. “Jangan main money politic dalam memilih pemimpin Lubuklinggau, mari kita wujudkan pilkada damai dan terbaik di Kota Lubuklinggau,” ujarnya.

Dari pantauan koranindonesia.id, saat melakuakan pembacaan doa seluruh masyarakat yang hadir dalam acara istighosah dan doa bersama tersebut terlihat banyak yang meneteskan air mata ketika, salah satu personel Polres Lubuklinggau, Aipda Bambang membacakan doa dengan khusyuk.

“Saya menangis mendengarkan doa yang dibacakan oleh Aipda Bambang dengan penuh rasa itulah, yang membuat saya menangis,” ujar salah satu warga Kota Lubuklinggau, yang mengikuti acara istighosah dan doa bersama, tersebut.(san)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.