Widodo : Pendisiplinan dan Kekerasan Itu Beda

PALEMBANG, koranindonesia.id – Masih ditemukannya perlakuan kekerasan kepada pelajar oleh tenaga pengajar di Indonesia menimbulkan keresahan orang tua yang menitipkan anaknya di sekolah untuk menimba ilmu.

Terakhir, kasus tersebut mencuat secara nasional disalah satu SMK di Purwokerto, Jawa Tengah. Di mana seorang guru sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Banyumas akibat perlakuannya kepada siswanya.

Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan Widodo mengimbau, agar kejadian yang mencoreng dunia pendidikan dengan perilaku kekerasan atau bahkan merugikan siswa dan tenaga pendidik itu sendiri.

“Tapi yang jelas, harus dibedakan antara penertiban dengan kekerasan ya. Kalau penertiban itu perbolehkan, sifatnya bukan kekerasan fisik,” tegas Widodo, Jumat (27/4/2018).

Menurutnya, seorang pendidik juga memiliki perlindungan hukum selama dalam proses pembelajaran dan pendisilinan masuk dalam kategori aturan yang ditetapkan. Sehingga apa yang dilakukan bersifat mendidik bukan kekerasan.

“Jadi wali murid juga harus tahu bahwa, saat menitipkan anaknya disekolah untuk dididik. Dan di sekolah ada aturan dan dilakukan untuk pendisiplinan,” singkatnya. (Sen)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.