Banner sumsel

Waspadai Pergerakan Dzumafo

PALEMBANG, koranindonesia.id – Striker Bhayangkara FC Herman Dzumafo Epandi menjadi pemain yang paling diwaspadai oleh Pelatih Sriwijaya FC Subangkit, saat berhadapan dengan tim asuhannya dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2018 di pekan ke-25, Jum’at (12/10/2018) nanti di Stadion PTIK, Jakarta.

Torehan 8 gol yang telah dicapai pemain naturalisasi asal Kamerun ini dari 23 laga, menjadikannya sebagai top skor sementara tim berjuluk The Guardian tersebut. Pencapaian itu cukup menjadi bukti, jika pemain bernomor punggung 99 ini memiliki kualitas yang mumpuni, meskipun dia kerap tampil dari bangku cadangan.

Arsitek asal Pasuruan, Jawa Timur ini juga menyebut eks pemain PSPS Pekanbaru dan Persib Bandung itu sebagai pemain yang berbahaya, karena sangat berpengalaman dan memiliki jam terbang tinggi.

Dengan berbagai kelebihan yang dimilikinya, Dzumafo menjelma menjadi predator ulung saat berada didepan gawang lawan, karena mampu memaksimalkan peluang sekecil apapun menjadi gol.

“Dzumafo patut kita waspadai pergerakannya. Dia punya postur tinggi besar dan memiliki naluri gol yang kuat, meskipun usianya tidak muda lagi. Terutama saat ada servis bola mati, disitu yang harus jadi perhatian,”ucap Subangkit, Selasa (9/10/2018).

Pelatih SFC Subangkit (paling kiri) memberikan arahan kepada anak asuhnya. (FOTO/IST)

Lebih jauh dijelaskan mantan pelatih PSIS Semarang ini, selain memberikan perhatian khusus kepada Dzumafo. Tim asuhannya juga mewaspadai kebangkitan Bhayangkara FC.

Tren negatif yang ditorehkan anak asuh Simon Mcmenemy itu pada tiga laga sebelumnya, yang hanya meraih satu poin saat ditahan imbang PS. Barito Putra. Serta menelan dua kekalahan atas Persela dan PS. TIRA, tidak lantas membuat Laskar Wong Kito, julukan Sriwijaya FC (SFC) memandang sebelah mata lawannya tersebut.

Justru Subangkit menilai, Bhayangkara FC sebagai lawan berat yang harus diwaspadai. Rentetan hasil minor yang diperoleh sebelumnya, diyakininya akan menjadi motivasi tambahan bagi Adam Alis dan kawan-kawan, untuk mengakhiri rekor buruk dengan mempersembahkan kemenangan di laga kandang.

“Bhayangkara FC tim bagus, materinya juga bagus. Hanya cara bermainnya saja yang lain. Nanti setelah masuk pada sesi penyusunan taktik, kita akan pikirkan strategi seperti apa yang akan dipakai untuk menghadapi mereka,”ungkapnya.

(frd)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.