Banner sumsel

Waspada Binatang Berbisa dan Aliran Listrik Saat Banjir

PALEMBANG, koranindonesia.id – Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) Ansor menyatakan, terkait banjir yang terjadi di wilayah Kota Palembang hari ini, Selasa (13/11/2018) pihaknya mengimbau masyarakat, untuk waspada terhadap binatang berbisa dan aliran listrik.

“Kami mengimbau kepada masyarat agar hati-hati terhadap saluran listrik. Karena saat banjir bisa berbahaya. Lalu yang perlu diwaspadai juga binatang berbisa,” ujarnya, Selasa (13/11/2018).

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa yang terjadi di Palembang ini bukan banjir melainkan genangan. Hal ini terlihat lantaran daerah-daerah dataran tinggi juga ada genangan air. Kalau memang banjir itu, harusnya dimulai dari dataran rendah, sedangkan ini dataran rendah ada yang tidak banjir, sedangkan dataran tinggi ada yang banjir.

“Artinya genangan air ini terjadi lantaran tersumbatnya aliran air yang ada di beberapa wilayah di Palembang. Untuk itu, kami mengimbau agar sampah-sampah yang ada dibersihkan agar aliran airnya lancar,” ungkapnya.

Sementara itu terkait siaga banjir menurutnya, hal ini belum diberlakukan. Sampai saat ini belum ada koordinasi terkait siaga banjir. Namun, meskipun begitu BPBD siap jika memang diperlukan.

Masing-masing Kabupaten/Kota telah siap dengan sarana peralatan, logistik dan personel sesuai dengan ancaman masing-masing daerah. Untuk peralatan yang telah dipersiapkan yang umum saja seperti perahu karet dan alat pelampung. Sedangkan logistik seperti makanan siap saji.

“Pembagiannya 80% disebar ke kabupaten/kota dan 20% di Provinsi. Jika ada daerah yang butuh peralatan dan logistik lebih, maka diambil yang dari Provinsi. Sedangkan untuk alat berat kita tidak menyediakan. Namun bisa menggunakan di dinas PU masing-masing kabupaten/kota jika diperlukan,” jelasnya.

Sedangkan terkait wilayah rawan banjir yaitu daerah bagian Timur Sumsel seperti OKI, MUBA, Banyuasin, OI dan Palembang yang merupakan dataran rendah. Sedangkan banjir bandang dan tanah longsor rawan terjadi di wilayah Barat Sumsel seperti Pagaralam, Lahat, Empat Lawang, OKU Selatan.

“Terkait gempa di Wilayah Sumsel tidak terlalu rawan, karena daerahnya tidak berada pada lempengan. Namun untuk imbasnya bisa saja terjadi seperti di OKU Selatan, Muara Enim dan Pagaralam. Lantaran gunung api ada di Pagaralam karena ada gunung api Dempo yang masih aktif,” tukasnya.

(iya).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.