Banner Pemprov Agustus

Wartawan Disuruh Wawancarai Pohon, Kapolres Jakbar Minta Maaf Atas Prilaku Anggotanya

JAKARTA, koranindonesia.id – Kapolres Jakarta Barat (Jakbar), Kombes Pol Pasma Royce, menyampaikan permintaan maaf atas prilaku anggotanya di Polsek Kembangan yang menyuruh wartawan memawancarai pohon.

Permintaan maaf disampaikan langsung Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pasma Royce dengan berkunjung ke kantor MNC Media di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2022) kemarin.

“Apa yang telah terjadi menjadi pelajaran berharga dan semakin meningkatkan hubungan sinergitas antara Polres Metro Jakarta Barat dengan media,” kata Pasma .

Pasma menekankan bahwa Polres Metro Jakarta Barat telah membina hubungan baik dengan para awak media selama ini. Untuk itu, kesalahpahaman yang terjadi di lapangan perlu segera diluruskan.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur MNC Group Gabriel menyambut jajaran Polres Metro Jakarta Barat.

“Selama ini kami MNC Group telah membina hubungan baik dengan Polres Metro Jakarta Barat, apa yang terjadi di lapangan itu hanya salah komunikasi saja, kata Gabriel.

Di akhir kesempatan, anggota Polsek Kembangan dengan awak media MNC Group saling bersalaman dan memohon maaf atas kesalah pahaman yang terjadi.

Video seorang anggota polisi dari Polsek Kembangan menyuruh seorang jurnalis untuk berbicara dengan pohon saat meminta konfirmasi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sempat viral.

Peristiwa itu viral di media sosial, salah satunya diunggah oleh pengacara Sunan Kalijaga dalam akun Iinstagram-nya @sunankalijaga_sh.

Video berdurasi kurang lebih satu menit itu memperlihatkan seseorang yang diduga penyidik Polsek Kembangan yang mengenakan kemeja putih, berbicara kepada wartawan yang hendak meminta konfirmasi.

Sayangnya, anggota tersebut malah menyuruh jurnalis tersebut bertanya ke pohon.

“Kamu tunggu dulu, kamu bicara sama pohon dulu ya,” kata anggota kepada jurnalis tersebut seperti dikutip redaksi, Rabu (31/8/2022).(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.