Banner sumsel

Warga Tionghoa Padati Pemakaman Talang Krikil

PALEMBANG,koranindonesia.id – Sebagai ungkapan rasa syukur kepada leluhurnya, warga keturunan Tionghoa Palembang melakukan ritual sembahyang kubur. Ziarah dalam rangka perayaan Ceng Beng ini dipusatkan di pemakaman Talang Kerikil, Sukabangun.

Pantauan, terlihat ratusan warga keturunan Tionghoa memadati pemakaman Talang Krikil, selain melakukan bersih-bersih sekitar kuburan leluhur, para peziarah juga membakar garu dan memasang sesajen.

Tampak pula  ratusan mobil mewah berbagai merek berjejer di lapangan parkir yang disediakan panitia. Kesempatan ini dimanfaatkan warga sekitar untuk mendulang uang recehan dari peziarah. “ Uang jaga parkir  ini lumayanlah pak untuk menambah penghasilan,” ujar seorang penjaga parkir dadakan  yang tak mau disebut namanya dalam pemberitaan ini, Senin (2/4).

Ketua Panitia Pelaksana Chandra Husin mengatakan, perayaan Ceng Beng  merupakan ungkapan rasa syukur kepada leluhur yang turut mendoakan keberhasilan yang telah dicapai saat ini.

“Keberhasilan yang telah diraih tidak lepas dari doa para leluhur, maka sudah sewajarnya kalau kita mengenang dan menyampaikan ucapan syukur kepada leluhur,” ungkapnya.

Menurutnya Ceng Beng ini dimulai pukul 08.00 WIB hingga sore, kegiatannya dilakukan bertahap, sedangkan puncaknya dilakukan pada 5 April mendatang.

Salah seorang peziarah, Ayong, mengaku rutin mengikuti ritual sembahyang kubur setiap tahun, selain mengingatkan akan kematian, ziarah juga kata dia, bertujuan untuk mengenang para leluhur yang berjasa mendoakan keberhasilan yang sudah diraih.

Menurut dia, ada ribuan warga Tionghoa  yang berziarah setiap tahun bertepatan dengan perayaan Cheng Beng. Mereka datang dari berbagai daerah pulang untuk berziarah memberikan penghormatan kepada leluhur. (lan/rm)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.