Banner sumsel

Warga Simpang Periuk Digegerkan Penemuan Mayat Bayi Laki-laki

LUBUKLINGGAU, koranindonesia.id – Warga RT 05, Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, mendadak heboh atas penemuan mayat bayi yang diperkirakan masih berumur 7 bulan, diduga dibuang orang tuanya di bantaran Sungai Kelingi, Minggu (29/4/2018) sekira pukul 14:00 WIB.

Mayat bayi yang berjenis kelamin laki-laki tersebut, ditemukan oleh dua warga yaitu Martono (31) dan Amri (50) yang hendak memancing di sekitar lokasi penemuan mayat di bantaran Sungai Kelingi, kawasan Kelurahan Simpang Periuk, Lubuklinggau Selatan II.

“Semula kami hendak memancing ikan di sungai yang ada di belakang kantor PDAM Simpang Periuk. saat tiba dilokasi, kami mencium bau busuk yang sangat menyengat. Karena penasaran, kami pun mencari asal bau tersebut, yang ternyata berasal dalam sebuah kantong kresek warna hitam yang terletak di sekitar lokasi kami memancing,” papar Martono.

Ditambahkan Amri, saat dibuka barulah diketahui keduanya, jika kantong kresek tersebut ternyata berisi sesosok mayat bayi laki-laki yang masih terlilit ari-ari dan sudah dalam kondisi membengkak serta menimbulkan bau busuk yang menyengat.

Melihat kejadian tersebut, kedua saksi langsung melaporkan kejadian penemuan mayat bayi laki-laki tersebut ke Mapolsek Lubuklinggau Selatan.

Sementara itu, Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar melalui Kapolsek Lubuklinggau Selatan Iptu Aprinadi membenarkan, bahwa adaa penemuan sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki yang diperkirakan berusia sekitar 7 bulan.

Diakui Kapolsek, begitu mendapatkan laporan dari masyarakat mengenai penemuan mayat bayi laki-laki itu, pihaknya pun langsung mendatangi Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) untuk melakukan olah TKP dan penyelidikan.

“Kami belum mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya bayi malang tersebut, sampai saat ini kami masih menunggu hasil visum dari tim medis RS,” tandas Kapolsek. (san)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.