Warga Dua Desa di Merapi Timur Desak PT MHP Kembalikan Lahan

LAHAT, koranindonesia.Id– Puluhan warga Desa Gedung Agung dan Arahan, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, Sumsel bersama Gerakan Rakyat Peduli Keadilan (GRPK)  Lahat,  Selasa (19/2/2019) menggelar demo di halaman Pemkab Lahat. Mereka meminta Pemkab Lahat untuk membantu menyelesaikan kasus penyerobotan tanah yang diduga dilakukan PT Musi Hutan Persada.

Menurut  koordinator aksi Ramli Pribadi, telah terjadi penyerobotan tanah milik warga Desa Gedung Agung dan Arahan oleh PT MHP seluas sekitar 164 hektar. Mereka mendesak agar tanah tersebut dikembalikan kepada warga yang mempunyai hak atas tanah tersebut itu.

“Sudah empat tahun kita perjuangkan tanah milik rakyat ini. Namun sampai sekarang belum ada kejelasan. Padahal tanah tersebut murni milik warga dan kami punya bukti atas kepemilikan tanah tersebut, untuk itu kami minta Pemkab Lahat dapat membantu kami,” kata Ramli.

Ditempat yang sama,  Ketua GRPK  Saryono,  berharap Bupati Lahat,  dapat membantu warga yang tanahnya diserobot.  “Kasihan warga. Kami berharap Pemkab Lahat dapat membantu sehingga hak-hak warga bisa kembali, “ujarnya.

Sementara,  menanggapi tuntutan pendemo,  Bupati Lahat,  Cik Ujang,  SH menegaskan siap membantu warga.  Dikatakan Cik Ujang,  jika benar lahan tersebut milik warga, Pemda Lahat siap mendampingi dan berjuang untuk warga.  Namun demikian,  Cik Ujang berpesan agar perjuangan warga tidak mudah menyerah sehingga persoalan tersebut tuntas dan jelas.

“Sekarang semangat menuntut tapi setelah itu kendor.  Dan saya minta jangan sampai ada yang masuk angin. Apalagi memanfaatkan situasi.  Intinya saya siap bantu memperjuangkan dan menjembatani.  Jika memang lahan itu milik warga harus diambil begitu juga sebaliknya.  Saya sudah perintahkan Asisten I  Pemkab Lahat, untuk memanggil PT MHP dan duduk satu meja bersama warga, “tegas Cik Ujang.

Sementara,  hingga berita ini dibuat belum didapat konfirmasi dari pihak perusahaan.  Saat aksi berlangsung tidak diketahui apakah pihak perusahaan ikut memantau atau tidak.(Sfr)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.