Banner sumsel

Warga Desa Ulak Aur Standing Saling Bunuh, Hanya Gara-gara Jaring

INDRALAYA, koranindonesia.id – Peristiwa berdarah terjadi di Desa Ulak Aur Standing, Kecamatan Pemulutan Selatan, Kabupaten Ogan Ilir (OI). Dua warga harus meregang nyawa setelah saling tikam. Satu warga lagi mengalami luka-luka, termasuk Kades Ulak Aur Standing yang mengalami luka pada lengan kanannya.

Peristiwa pembunuhan yang diduga dipicu masalah jaring ikan atau yang biasa disebut togok oleh masyarakat setempat itu terjadi pada Ahad (22/4/2018) sekitar pukul 17.30 WIB.

Salah satu pelaku akhirnya ditetapkan sebagai tersangka, setelah dijemput oleh petugas Polsek Pemulutan di RS Bhayangkara, Selasa (24/4/2018) sekitar pukul 16.00 WIB atas nama Latif (36), warga Dusun I, Desa Ulak Aur Standing.

Korban yang tewas yakni Rudi (30) warga Dusun II Desa Ulak Aur Standing, dengan luka 14 tusukan dan Dewi (37), seorang laki-laki warga yang sama. Dewi menderita delapan tusukan. Baik Rudi maupun Dewi sama-sama meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit. (snd)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.