Bhintan Shalawat

Waketum MUI : Munajat 212 Agar Menjaga Persaudaraan dan Kebangsaan

JAKARTA, koranindonesia.id – Wakil Ketua Umum (Waketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Saadi mengatakan, kegiatan Munajat 212 yang digelar di Monumen Nasional (Monas) Jakarta, agar tetap berorientasi menjaga persaudaraan dan kebangsaan.

Zainut mengimbau, kepada MUI DKI yang ikut memprakarsai kegiatan tersebut, agar tetap menjadikan organisasi MUI sebagai simpul dan pemersatu umat, menjaga ukhuwah Islamiyah maupun ukhuwah wathoniyah.

Dikatakannya menjaga ukhuwah dilakukan demi terwujudnya kehidupan masyarakat yang rukun, harmonis dan bersatu.

Ditambahkannya menjaga ukhuwah sangat penting mengingat sekarang bangsa Indonesia sedang memasuki masa kampanye.

Untuk itu, MUI berharap agar acara yang sangat mulia tersebut tidak tercemari oleh kegiatan politik praktis sehingga tidak mengurangi nilai kesakralan dari kegiatan doa dan dzikir tersebut

“Doa, dzikir dan bermunajat kepada Allah SWT adalah perbuatan yang mulia apalagi hal tersebut ditujukan untuk keselamatan bangsa dan negara,” ungkapnya kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (20/2/2019)

Dirinya berharap acara tersebut terlaksana dengan lancar, tertib, khidmat dan benar-benar diisi dengan kegiatan keagamaan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Adapun kegiatan Munajat 212 diselenggarakan pada Kamis malam di Monas.

“Beberapa agenda yang akan dilakukan adalah shalat Maghrib dan Isya berjamaah, dzikir, shalawatan, penyampaian sambutan dari Ketua Umum MUI DKI Jakarta dan Gubernur DKI Jakarta,” tandasnya.
(erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.