Banner Pemprov 2020
Banner 23 September

Waka MPR RI Ini Minta Polisi Tetap Keluarkan SKCK Pelajar Ikut Demo

 

JAKARTA, koranindonesia.id – Muncul wacana, pelajar yang hendak melakukan aksi di wilayah Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang identitasnya akan tercatat dalam Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari kepolisian.

Wakil Ketua MPR RI, Arsul Sani menyebut bahwa pihak kepolisian tetap harus menerbitkan SKCK untuk siapapun pelajar yang ikut demo.

Pengecualian untuk pelajar yang ikut demo anarkis, maka Ia sarankan tetap terbitkan SKCK dengan catatan di kepolisian.

“Saya juga tidak setuju kalo pelajar yang demo tidak bisa mendapat SKCK. Polisi tetap harus terbitkan SKCK, tapi Polisi bisa tuliskan catatan dalam SKCK bahwa pelajar yang bersangkutan pernah ikut demo jika demo-nya anarkis, apalagi pelajar yang bersangkutan melakukan ikut bertindak anarkis,” tulis @arsul_sani di Twitter, Kamis (15/10/2020).

Arsul Sani menuliskan hal tersebut setelah melihat pernyataan Komisi Perlindungan Anak Indonesia dengan judul berita ‘KPAI Tak Setuju Pelajar Ikut Demo Diancam Sulit Dapat SKCK.’

KPAI menyayangkan munculnya narasi kriminalisasi ancaman bagi anak-anak yang melakukan unjuk rasa dan nantinya sulit dapat kerja karena ada catatan di kepolisian.

“Kalau anak-anak tersebut melakukan unjuk rasa damai dan tidak melakukan tindakan kriminal, maka seharusnya mereka tidak dihambat mendapatkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) atau sering disebut dengan istilah surat kelakuan baik,” kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti.

Menurutnya, anak-anak yang ikut demo itu tidak melakukan tindakan pidana dan hak mereka mendapatkan SKCK kelak tidak boleh dihambat oleh Kepolisian.

“Tidak boleh mendapatkan catatan kriminal karena alasan mereka pernah ikut serta berpendapat dalam suatu aksi demo,” kata dia.

Kata dia, pada usai anak seperti itu, mental mereka belum matang. Sehingga mereka mudah untuk diprovokasi melakukan sebuah tindakan.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.