Banner sumsel

Wagub Mawardi : Sabut dan Batang Kelapa Jangan Sampai Mubazir

PALEMBANG,koranindonesia.id-Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya membuka pelatihan pemanfaatan dan pengelolaan sabut kelapa bagi masyarakat Desa Teluk Payo Kecamatan Banyuasin II Kabupaten Banyuasin di Asrama Haji, Gedung Mekkah Palembang, Kamis (11/4/2019).

Dia menilai sabut kelapa ini merupakan bagian dari sumber daya alam yang ada di Sumsel. Tapi karena masih banyak SDA yang bernilai ekonomi lebih tinggi, sehingga belum termanfaatkan secara maksimal.

Dia berharap tidak hanya sabut kelapa saja yang dimanfaatkan oleh masyarakat Banyuasin II, akan tetapi kelapa-kelapa yang tidak lagi produktif bahkan batang kelapa yang sudah tua dapat dimanfaatkan menjadi lebih bermanfaat.

“Hari ini merupakan pelatihan pemanfaatan sabut kelapa. Saya harap kelapa-kelapa yang tidak produktif lagi dimanfaatkan begitu juga dengan batang kelapa yang sudah tua dapat dimanfaatkan biar tidak mubazir,”tuturnya.

Lanjutnya, Pemerintah sedang mengarah kebijakan untuk membangun kembali ekonomi masyarakat yang ada di kalangan menengah ke bawah. Bagaimanapun, sambung Mawardi masyarakat yang di Sumsel dibawah kepemimpinan HD-MY lima tahun kedepan, Ekonomi masyarakat paling tidak memenuhi kebutuhan rumah tangganya.

Terlebih lagi Kabupaten Banyuasin yang perbatasan dekat dengan Provinsi, tidak ada alasan bagi Pemprov Sumsel tidak membantu Banyuasin dalam meningkatkan perekonomian di Banyuasin. “Mudah-mudahan ini terus dilakukan bukan hanya di bidang pemanfaatan sabut kelapa saja melainkan di bidang lainnya,”tutup Mawardi.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumsel Musiawati mengatakan kegiatan berlangsung berlangsung dari 11- 13 April 2019.

Dikatakannya kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan dan pengelolahan sabut kelapa yang menjadi barang mempunyai nilai ekonomis. Selain itu juga untuk memberikan peluang usaha berbabis potensi daerah bagi meningkatkan pendapatan dan menyerap tenaga kerja sekaligus mengurangi angka kemiskinan. (rel)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.