Banner pemprov Sumsel Vaksin
Muba vaksin maret 2021

Wagub Ariza Ungkap Motif Penusukan Plt Kepala Dispakeraf DKI Jakarta

 

JAKARTA, koranindonesia.id – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta Gumilar Ekalaya menjadi korban penusukan. Gumilar diserang di kantornya di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (10/2/2021) kemarin.

Menurut Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza), motif pelaku serang Gumilar karena kecewa. Pelaku diketahui pernah bekerja sebagai sekuriti di Disparekraf, namun kontraknya tidak diperpanjang.

“Pelaku kecewa karena belum diperpanjang lagi, bekerja sebagai sekuriti,” kata Ariza ketika ditemui di Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (11/2/2021).

Gumilar mendapat luka tusukan di bagian paha. Dia langsung dilarikan ke rumah sakit usai pelaku meninggalkannya di lantai dua kantor Disparekraf.

Ariza memastikan bahwa pelaku sudah ditangkap. Kini pelaku tengah ditangani pihak kepolisian. “Kondisinya (korban) kemarin sudah dijahit. Ada tiga jahitan dan langsung pulang. Kondisinya baik,” tuturnya.

Ariza menilai, penyerangan terhadap anak buahnya merupakan efek domino yang timbul akibat pandemi COVID-19. Sebab, pandemi berdampak terhadap ekonomi masyarakat yang kemudian memicu perkara sosial dan kriminal.

“Kejadian ini mengingatkan kita semua bahwa di masa pandemi ini sedang mengalami masalah kesehatan, kemudian timbul masalah ekonomi, sangat mungkin timbul masalah sosial dan berujung pada masalah keamanan,” ujarnya.

Sebelumnya, pelaku tidak hanya menusuk Gumilar, seorang petugas keamanan gedung juga menjadi korban. Petugas keamanan menderita luka di bagian dada.

Pelaku menyerang petugas keamanan saat hendak ditahan karena ketika keluar gedung menenteng pisau usai menyerang Gumilar.

“Pada saat sampai di bawah, sekuriti melihat pelaku membawa pisau dan langsung menghalaunya,” kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah.

Petugas keamanan lainnya yang melihat kejadian itu langsung menghubungi pihak kepolisian. “Pelaku sudah ditangkap dan korban sudah membuat laporan. Selanjutnya dilakukan visum terhadap para korban dan memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti,” tutupnya.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.