Bhintan Shalawat

Waduh, MK Sebut Ada Tiga Potensi Kecurangan di Pemilu

JAKARTA, koranindonesia.id – Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 butuh antisipasi terutama dalam hal kecurangan. Menanggapi hal tersebut, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman mengatakan, bahwa ada beberapa antisipasi yang bisa dilakukan MK untuk menghadapi Pemilu Serentak 2019.

“Sehingga nantinya, ketika MK melakukan pemeriksaan terhadap perkara PHPU, persidangan dan tim gugus tugas dapat dengan mudah mengidentifikasi bentuk-bentuk kecurangan yang terjadi, dan memutuskan dengan tepat terhadap perkara yang diterima oleh MK,” ujar Anwar dikutip dari laman resmi MK, Jumat (22/2/2019).

Menurutnya ada tiga potensi kecurangan, yang pertama, pembagian sisa surat undangan untuk memilih yang dibagikan kepada mereka yang tidak berhak. Untuk yang kedua, kata Anwar yakni memindahkan suara calon legislator satu kepada calon legislator lain dalam satu partai, atau memasukkan suara partai ke calon legislator tertentu. “Tiga, jual beli rekapitulasi suara, utamanya bagi partai yang tidak lolos parliamentary threshold,” sambung dia.

(mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.