Banner Muba 23 – 31 Juli 2021
banner Pemprov Juni

Viral di Medsos, Dua Jambret Keok Didor Polisi

PALEMBANG, koranindonesia.id – Unit Pidana Umum (Pidum) dan Tim Tekab Satreskrim Polrestabes Palembang berhasil meringkus dua tersangka jambret yang aksinya terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV).

Pelakunya yakni Alvin Candra (20) dan Prayitno (21), keduanya warga Jalan Gub H Bastari, Lorong Baru 1, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang. Ditangkap di sekitar wilayah Jakabaring, Rabu (25/8/2021) sekira pukul 16.00 WIB.

Aksi pelaku menjadi viral dan terekam kamera CCTV terjadi pada, Selasa (20/7/2021) sekira pukul 10.30 WIB, di Jalan Jendral Ahmad Yani Lorong Manggis, Kelurahan 9 – 10 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang.

Saat itu korban AP (15) seorang pelajar sedang berjalan kaki bersama dua teman nya hendak pulang ke rumahnya.

Namun, saat tiba di TKP dari arah berlawanan datang kedua pelaku mengendarai sepeda motor merek Scoopy warna hijau. Korban yang sedang memegang handphone merek Oppo A 3 S warna biru sambil bermain, tidak sadar saat dengan cepat salah satu pelaku yang duduk dibonceng di belakang menarik handphone miliknya.

Kedua pelaku langsung tancap gas dengan sepeda motornya, tetapi saat itu korban sempat mengenali ciri ciri pelaku yang merampas handphone, yang mana satu tangannya sebelah kanan buntung. Korban akhirnya pulang kerumah dan menceritakan kepada orang tua, lalu kejadian ini melalui bapak korban melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing membenarkan sudah menangkap kedua pelaku perampasan handphone tersebut.

“Benar keduanya sudah berhasil diamankan anggota Reskrim Pidum dan Tekab 134, setelah menerima laporan dari korban dan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dengan keterangan korban dan petunjuk kamera CCTV akhirnya berhasil diidentifikasi, dan saat mengetahui keberadaan pelaku langsung dilakukan penangkapan,” tutur Tri, Kamis (26/8/2021) di ruang kerjanya.

Masih kata Kompol Tri, modus sendiri pelaku mengincar korban yang sedang bermain Handphone di pinggir jalan, pelaku dengan mengendarai sepeda motor berdua langsung memepet korban.

“Pelaku yang dibonceng di belakang yang langsung menarik handphone korban. Aksi dilakukan karena pelaku ingin cepat mempunyai uang, karena pengakuan pelaku handphone tersebut dijual nya dan uangnya mereka bagi dua,” jelas Kompol Tri.

Lanjut Tri, para pelaku diberikan tindakan tegas terukur lantaran berusaha kabur dan melawan saat akan ditangkap. “Selain pelaku sepeda motor Honda Scoopy yang digunakan juga ikut diamankan, namun untuk mengelabui polisi motor tersebut mereka rubah cat dari hijau menjadi putih,” kata Tri.

Sementara itu, pelaku saat ditemui diruang Riksa Reskrim mengakui perbuatannya sudah menjambret handphone. “Benar pak, kami berdua menjambret handphone. Saat itu korban sedang berjalan kaki sambil bermain handphone, setelah berhasil handphone dijual seharga Rp 300 ribu dan kami bagi dua. Uangnya sudah habis untuk keperluan sehari-hari saja,” ujar Alvin.(depe)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.