Banner sumsel

Usut Kematian Mahasiswa Tewas saat Diksar Menwa, Polisi Bongkar Makam

PALEMBANG, Koranindinesia.id – Guna mengungkap penyebab kematian Muhammad Akbar, mahasiswa yang tewas saat pra pendidikan dasar (diksar) Resimen Mahasiswa (Menwa) beberapa waktu lalu, penyidik Polres Ogan Ilir melakukan pembongkaran makam, Selasa (22/10/2019).

 

Pembongkaran makam mahasiswa Universitas Taman Siswa (Unitas) Palembang di TPU Borang ini dilakukan penyidik Satreskrim Polres Ogan Ilir bersama Tim Forensik RS Bhayangkara Palembang guna kepentingan otopsi.

 

Selain melakukan otopsi, dalam penyelidikan perkara ini aparat kepolisian juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap 19 saksi yang ikut dalam kegiatan yang dilaksanakan di Desa Senai, Kabupaten Ogan Ilir, pada 16 Oktober lalu tersebut.

Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Malik Pahrin mengatakan, hingga saat ini pihaknya telah memeriksa 19 orang saksi, yakni 17 mahasiswa Universitas Muhammadiyah dan 2 mahasiswa Universitas Taman Siswa.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diduga tewas karena mendapat tindak pidana. “Sekarang kami sedang mengumpulkan dan mencari alat bukti. Termasuk di sini dengan cara begini (bongkar makam),” ucap Malik

Sementara itu, Dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang Kompol dr Mansuri Spkf usai melakukan otopsi mengatakan, dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh jenazah, seperti di kepala, dada dan tubuhnya.

“Kondisi jenazah sudah dikubur empat hari dan ditambah kuburan yang berair, jadi tidak bisa kita jelaskan secara rinci. Tapi apapun hasil yang didapat, semuanya akan kami laporkan ke pihak Polres OI untuk didalami,” imbuhnya. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.