Banner Pemprov 17 Agustus

Usung Ahok di Pilgub DKI, Gerindra : Bukti Prabowo Pancasilais

JAKARTA, koranindonesia.id – Capres 02 Prabowo Subianto merupakan sosok yang Pancasilais. Salah satu bukti adalah saat mengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Pilgub DKI Jakarta 2012, silam.

Juru Kampanye Nasional BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ahmad Riza Patria menyampaikan hal tersebut guna mempertegas ideologi Pancasila dalam diri Prabowo.

Keputusan mengusung Ahok merupakan bukti, bahwa Prabowo merupakan seorang Pancasilais. Sebab, Ahok merupakan non muslim dan tergolong minoritas sebagai Cawagub pada Pilgub DKI 2012.

“Kalau orang lain baru bicara Pancasila, Pak Prabowo membuktikan (ideologinya) dengan menghadirkan Ahok yang etnis tertentu dan agama yang bukan mayoritas sebagai Cawagub di 2012,” kata Riza saat dihubungi, Sabtu (30/3/2019).

Riza menjelaskan, Prabowo telah membuktikan sebagai sosok Pencasilais tanpa banyak berkata-kata. “Itu membuktikan bahwa beliau seorang Pancasilais,” paparnya.

Rizal mengaku sangat optimistis Prabowo akan dengan mudah tampil di debat keempat Pilpres 2019 melawan Calon Petahana Joko Widodo. Debat keempat mengusung tema ideologi, pertahanan keamanan, hubungan internasional dan pemerintahan. “Pak Prabowo kan sikapnya sudah Pancasilais. Ideologinya pun sudah sangat Pancasila,” sebutnya.

Seperti diketahui, Ahok pada 2012 mencalonkan diri bersama Joko Widodo sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Kala itu keduanya diusung oleh PDIP yang diketuai oleh Megawati Soekarnoputri dan Partai Gerindra yang diketuai oleh Prabowo Subianto.

Pertarungan ideologi sempat disinggung antara kubu Joko Widodo. Bahkan, Mantan Ketua PKPI Hendropriyono menyebut bakal terjadi pertarungan antara dua ideologi berbeda saat Pemilu 2019. Hendropriyono mengatakan, yang bertarung pada Pemilu kali ini adalah ideologi Pancasila berhadapan dengan khilafah.
(mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.