Banner sumsel

Usai Salat Jumat, Dodi Santap Pindang Bersama Warga

SEKAYU, koranindonesia.id – Menjalankan rutinitas seperti biasa, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, menggelar safari Jumat, dengan melakukan kunjungan kerja, serta melaksanakan salat Jumat berjamaah di Masjid Al-Huriyah Desa Lais, Kecamatan Lais, Musi Banyuasin (Muba), hari ini, Jumat (23/11/2018).

Kedatangan orang nomor satu di Bumi Serasan Sekate ini disambut hangat warga Desa Lais dan sekitarnya, bersama  jamaah Masjid Al-Huriyah. Tidak hanya itu, usai menunaikan salat Jumat berjamaah, Dodi menyempatkan diri makan siang bersama warga Desa Lais.

“Lauk pindang ini, makanan kito nian. Terima kasih pak Zainal sudah menjamu makan siang saya dan rombongan,” ungkap Dodi saat berkunjung dan makan siang bersama warga di kediaman Zainal, salah satu tokoh masyarakat Desa Lais.

Pada kesempatan tersebut, Dodi juga mengimbau peran serta masyarakat termasuk warga Lais untuk mentaati dan mengawasi pelaksanaan Perda Kabupaten Muba Nomor 2/ 2018 tentang Pesta Rakyat.

“Perda ini mesti kita taati bersama-sama, demi kebaikan Muba. Tak lain tujuanya adalah, agar pesta malam ditiadakan, demi untuk menghindari generasi penerus, khususnya anak-anak kita, dari keterlibatan narkoba dan menghindari konflik antar warga, yang  diduga saat pesta malam kerap disalahgunakan oleh pihak lain untuk menghancurkan generasi kita, perda itu tujuannya ke sana. Mari selamatkan generasi penerus kita kedepan dan kita lawan narkoba, masuk ke daerah kita,” papar Dodi.

 

(FOTO/HUMAS PEMKAB)

Selain itu, suami mantan presenter Metro TV Thia Yufada ini juga menjelaskan, saat ini dirinya bersama jajaran Pemkab Muba, terus berupaya merumuskan dan meningkatkan harga hasil perkebunan, baik karet dan sawit yang merupakan penghasilan petani Muba.

“Kalau untuk sawit upaya yang saat ini kita lakukan adalah  dengan  melakukan peremajaan lahan sawit rakyat (Replanting Sawit) yang telah berjalan dan pertama di indonesia. Nah, kalau karet saat ini upayanya, kita lakukan dengan pemanfaatan karet menjadi bahan campuran pembangunan jalan aspal, yang akan kita gunakan membangun infrastruktur jalan di daerah kita, upaya ini tentunya kedepan dapat meningkatkan hasil petani kita, selain itu kita ingin petani karet dan sawit kita dapat mengikuti keinginan pasar, agar sesuai dengan standar yang mereka inginkan dan kita akan terus memperjuangkan serta melawan kampanye hitam tentang sawit kita,” jelas Dodi Reza pula.

Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Lais Zainal menuturkan, pada dasarnya warga Lais merasakan, sangat banyak perubahan semenjak dipimpin Bupati Dodi Reza Alex Noerdin.

“Pak Dodi juga telah menggratiskan seragam dan alat tulis bagi murid SD-SMP di Muba, program ini sangat baik sekali,” ungkap Zainal.

Lanjutnya, program yang diterapkan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin sangat menyasar seluruh lapisan masyarakat, utamanya bagi warga menengah kebawah.

“Kami berharap pak Dodi terus diberikan kesehatan serta berhasil mewujudkan Muba Maju Berjaya 2020 dan program kerja pak Dodi, kita akan dukung penuh demi terwujudnya kesejahteran masyarakat Musi Banyuasin, dan mengenai pelaksanaan Perda tentang Pesta Rakyat, kami akan sosialisasikan bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda yang ada di Desa Lais ini, toh tujuannya baik, niatnya baik, jangan sampai akibat pesta malam, agar generasi penerus kita, tidak menjadi korban narkoba,” pungkasnya.

(ded/rel)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.