Banner sumsel

Usai Renggut Mahkota Pacarnya, Eko Gasak Ponselnya Pula

LAHAT, koranindonesia.id – Eko Saputra nampaknya memang harus menerima akibat dari ulah bejatnya.

Bukan saja nekat menyetubuhi DH (15), pria berkulit gelap berusia 18 tahun ini bahkan menjual ponsel milik DH. Membuat Eko digiring orang tua DH, ke Unit PPA Satreskrim Polres Lahat.

Kisah dua insan yang dimabuk asmara ini, berawal lewat perkenalkan di dunia maya. Eko yang merupakan warga Desa Karang Caya, Kecamatan Kikim Selatan, Kabupaten Lahat, dan DH warga Desa Padang, Kecamatan Pagar Gunung, Kabupaten Lahat, menjadi pasangan kekasih alias pacaran, sekitar dua bulan lalu saat keduanya sama-sama merasakan adanya getaran cinta.

Merasa DH kini sudah miliknya, Eko tak sungkan meminjam ponsel milik DH. Namun, aksi Eko diketahui orang tua DH, yang mempertanyakan kemana ponsel milik anak perawannya itu. DH pun meminta Eko mengembalikan ponsel miliknya, tapi Eko mengaku, ponsel itu telah dijual seharga Rp2 juta.

Dengan lagak meyakinkan, Eko berjanji akan mengganti ponsel itu. Setelah ditunggu, tidak ada tanda-tanda Eko akan mengembalikan. Selasa (23/10) sekitar pukul 14.00 WIB, Eko ditemui keluarga DH di salah satu bedeng kontrakan temannya, di Jalan Perumnas Tiara, Kelurahan Bandar Agung, Kota Lahat, dan meminta Eko segera mengganti ponsel itu. Namun, remaja pengangguran itu, tidak bersedia mengganti.

Keluarga DH pun memutuskan membawa Eko ke Polres Lahat. Eko pun langsung diperiksa, setelah laporan dari keluarga DH diterima. Saat itulah, Eko mengakui telah bersetubuh dengan DH, pada Rabu (12/9) silam, di bedeng tempatnya ditemui keluarga DH.

“Keduanya pacaran. Ngakunya baru satu kali gitu-gituan,” kata Kapolres Lahat AKBP Roby Karya Adi melalui Kasat Reskrim AKP Satria Dwi Darma, disampaikan Kanit PPA Ipda Omin Suhandi, Rabu (24/10/2018).

Eko mengaku, birahinya terpancing, lantaran kerap menonton streaming film dewasa di medsos. Ditambah perilakunya yang suka jajan dengan PSK, membuatnya menggunakan alasan atas nama cinta merebut kesucian DH.

“Tersangka ini mengaku sudah empat kali main sama PSK, di tempat hiburan malam di wilayah Kikim Barat. Tersangka akan kita jerat sesuai hukum yang berlaku. Sementara perbuatannya terhadap korban itu diakuinya, dilakukan atas dasar suka sama suka,” pungkasnya.

(sfr)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.