Banner sumsel

Usai Karaoke Aswandi Tewas di Rumah Pacar

LUBUKLINGGAU,koranindonesia.Id-Aswandi (35) warga Dusun III  Sriguno Desa Srimulyo Kecamatan Terawas Kabupaten Musirawas tewas usai menenggak minuman beralkohol di lokalisasi Patok Besi di Kelurahan Sumber Agung Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Rabu (7/11/2018) pukul. 04.30 WIB bersama keenam temannya.

Kemudian, uasai menenggak minuman beralkohol dan karaoke, Aswandi pergi ke rumah pacarnya Sri Haryani di Jalan Raya Tugumulyo Rt.03 Kelurahan Eka Marga Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar melalui Kapolsek Lubuklinggau Timur Iptu Afrinaldi mengungkapkan, Awandi hendak pergi ke tempat karaoke di wilayah lokalisasi Patok Besi Kelurahan Sumber Agung Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Dan menjemput Sri Handayani di Jalan Raya Tugumulyo Rt.03 Kelurahan Eka Marga Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Selasa (6/11/2018) pukul  21.30 WIB.

Kemudian, korban bersama pacarnya Sri Handayani bersama  6 temannya pergi menuju tempat karaoke.

“Setelah tiba ditempat karaoke  korban duduk semeja berempat dengan temannya Putra Bakti alias Jon, Sri, dan Juwita,  sedangkan temannya berempat lainnya, Samir, Edi, Pangat, dan Nyoto berada didalam room karaoke, saat itu sekitar pukul  01.30 WIB. Setelah itu teman korban berempat pulang duluan, sekitar pukul. 03.00 WIB korban pulang dari tempat karaoke bersama ketiga temannya, Jon, Sri, dan Juwita. Pada pukul 03.33 WIB korban tiba di rumah  Sri untuk beristirat sejenak dikarenakan sakit kepala,” ungkapnya, Rabu (7/11/2018).

Selanjutnya, temannya Jon pulang ke rumah sekitar pukul 05.10 WIB, Sri membangunkan korban yang sedang tertidur berbaring dibawa. Namun korban tidak bangun-bangun, lalu Sri membangunkan Juwita dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Fendi selaku ketua Rt. 03 Kelurahan Eka Marga Kecamatan Lubuklinggau Selatan.

Kemudian, Ketua Rt.03 mengecek korban dan korban telah meninggal dunia.

Suwandi diduga meninggal dunia dikarenakan mengkonsumsi minuman keras yang berlebihan, dan kondisi korban yang kurang sehat.

“Kemudian, korban dibawa ke rumah sakit RS Siti Aisyah untuk dilakukan Visum et Refertum dan dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda bekas-bekas kekerasan. Pihak Polsek Lubuklinggau Selatan telah mencari keterangan saksi-saksi, barang bukti, dan memasang police line,”jelasnya. (San)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.