Banner sumsel

Untuk Sementara SFC Hilangkan Ketergantungan dengan Beto

PALEMBANG,koranindonesia.Id-Untuk sementara waktu, Sriwijaya FC harus menghilangkan ketergantungan terhadap Alberto “Beto” Goncalves dan segera mencari sosok penyerang pengganti yang bisa diandalkan untuk mencetak gol. Hal itu harus dilakukan sebelum menghadapi PS. Barito Putra, Senin (12/11/2018) nanti di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang.

Pelatih SFC Alfredo Vera mengakui, absennya Beto membuat timnya kehilangan predator dilini depan. Karenanya dia terus berupaya mencari sosok pengganti, dengan mencoba beberapa pemain sebagai alternatif pada sesi latihan yang digelar sepekan terakhir. Seperti  Manuchehr Jalilov, Rizsky Dwi Ramadhana hingga penyerang muda dari tim U-19, M Ridwan.

“Kita masih mencoba beberapa pemain untuk mengisi posisi Beto di lini depan. Sejauh ini hasilnya cukup bagus dalam latihan. Tapi untuk keputusan akhirnya, baru akan kita tentukan setelah latihan persiapan terakhir nanti,”ucapnya.

Seperti diketahui, SFC dipastikan tidak akan diperkuat striker naturalisasi kelahiran Brazil tersebut dan gelandang bertahan Zulfiandi  hingga tiga laga kedepan, atau sampai selesainya babak kualifikasi fase grup Piala AFF 2018.

Sementara itu, striker muda Laskar Wong Kito Rizsky Dwi Ramadhana mengungkapkan kesiapannya, jika dipercaya mengemban tugas menggantikan peran Beto. Meskipun saat ini dirinya lebih sering ditempatkan di posisi sayap, dibandingkan penyerang. Seperti yang diperankannya ketika sukses menjadi top skor di ajang Liga Super Indonesia U-21 musim 2013 lalu.

“Memang berat menggantikan posisi Beto yang bisa dibilang tak tergantikan di SFC. Tapi saya maupun pemain lainnya seperti M  Ridwan, Manuchehr Jalilov akan berusaha semaksimal mungkin, jika diberikan kepercayaan oleh pelatih,” ungkap kata Eki, panggilan akrabnya.

Oleh sebab itu lanjut pemain kelahiran Palembang ini, selain melakukan latihan rutin bersama tim. Jebolan Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS) ini juga menambah porsi latihan sendiri di rumah, maupun di kawasan Jakabaring Sport City (JSC), agar lebih siap dan mampu menampilkan performa yang maksimal.

“Kalau latihan inti kan fokusnya sama tim. Tapi kalau latihan tambahan fokusnya di kita, kurangnya kita apa mungkin bisa kita tambah. Seperti daya tahan, kekuatan dan lain-lain,”jelasnya.(frd)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.