Banner sumsel

Tuntut Keadilan Kasus Slamet Ma’arif, Elemen Muslim Kembali Geruduk Mapolresta Solo

SOLO, koranindonesia.id – Elemen muslim dari Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) menggelar aksi menyusul penetapan tersangka Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma’arif. Aksi dilakukan di Jalan Adi Sucipto tepatnya depan Mapolresta Solo pada Sabtu (16/2/2019) siang.

Pantauan di lapangan, ratusan massa mulai mendatangi Mapolresta Solo sejak pukul 13.00 WIB dengan membawa truk terbuka untuk melakukan orasi.

Aksi yang dilakukan, dengan menutup sebagian lajur di Jalan Adi Sucipto. Beberapa orang membawa poster berisi tuntutan massa. Antara lain bertuliskan ‘Penegakan Hukum Jangan Diskriminasi’ dan ‘Meminta Kapolresta Solo Independen/Mundur’ itu, sempat memacetkan arus lalu lintas.

Humas DSKS, Endro Sudarsono mengatakan, terjadi ketimpangan dalam proses hukum yang dihadapi selama ini. Endro menilai, selama ini sejumlah kasus yang dilaporkan pihaknya sama sekali tidak mendapat tindak lanjut.

Diantaranya, seperti yang terjadi di Kabupaten Sukoharjo yang menyeret ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sujiatmi Notomiharjo, laporan kasus anggota DPRD Kota Solo yang memasang spanduk dengan perkataan kotor dengan menuding pihak ormas Islam.

Termasuk kasus ucapan Bupati Boyolali, Seno Samudro yang mengatakan salah satu Paslon dengan perkataan kotor. “Semua kasus tersebut sama sekali tidak diproses. Ini keadilan ada dimana,” ungkap Endro.

Aksi yang dilakukan ini, lanjut Endro, juga sebagai bentuk dukungan kepada Slamet Ma’arif jelang diperiksa sebagai tersangka di Mapolda Jateng pada Senin (18/2) nanti.

Massa menggelar unjuk rasa di Mapolresta Solo karena Kasatresrim Polresta Solo yang menetapkan Slamet Ma’arif sebagai tersangka.

“Slamet Ma’arif ini tidak secara jelas menyebut angka ataupun nama capres-cawapres saat orasi. Kenyataan di lapangan justru dijadikan tersangka,” kata dia.

Rencananya, pihaknya bersama dengan elemen muslim lainnya di Kota Solo akan kembali menggelar aksi serupa pada Senin mendatang bertepatan dengan pemeriksaan Slamet Ma’arif.
(ali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.