Banner sumsel

Tunggu Kepres, CJH Diminta Siapkan Uang Pelunasan

PALEMBANG,koranindonesia.Id– Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Selatan (Sumsel) masih menunggu Keputusan Presiden (Kepres) mengenai biaya haji untuk jemaah Embarkasi Palembang.

Kemenag Sumsel mengimbau kepada Calon Jemaah Haji (CJH) untuk menyiapkan uang pelunasan, sehingga ketika Kepres keluar calon jemaah bisa langsung melakukan pembayaran.

Kabag Humas Kemenag Sumsel Saefuddin Latief mengatakan, secara nasional Kemenag pusat sudah menentukan besaran biaya haji untuk tahun 2019 sebesar Rp Rp 35,23 juta.

Setelah ditetapkan biaya tersebut, panitia daerah mendapatkan besaran biaya yang harus dikeluarkan oleh calon jemaah untuk melakukan pelunasan. “Kami masih menunggu kepres, tapi kami himbau jemaah sebaiknya siapkan uang pelunasan,” katanya.

Menurutnya, untuk Embarkasi Palembang biayanya di bawah dari ketentuan  pusat. Sehingga bisa dijadikan acuan bagi jemaah.  Tapi kepastian tersebut menunggu Kepres keluar.  “Biasanya tak lama lagi keluar setelah penetapan  biaya haji dilakukan,” katanya.

Pemerintah Republik Indonesia tahun ini tak menaikan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) dimana melalui keputusan yang diambil oleh Kemenag bersama Komisi VIII DPR RI memutuskan BPIH tahun 2019 sebesar US$ 2.481 atau setara Rp 35,23 juta (kurs Rp 14.200/US$).

Dikatakannya, biaya ini sama persis dengan tahun lalu sebesar Rp 35,23 juta dimana untuk biaya Embarkasi Palembang lebih rendah sebesar RpRp 33.52 juta.

Menurut dia, meski tak ada kenaikan biaya haji namun, pihaknya tetap memaksimalkan pelayanan kepada jemaah haji. Termasuk pelayanan ketika berada di tanah suci dimana tenda di Arafah akan menggunakan AC. Urinoir di Mina akan ditambah jumlahnya. Bus shalawat akan melayani jemaah yang tinggal di luar radius 1 km dari Masjidil Haram.

“Tentu pelayanan ibadah haji akan terus ditingkatkan,” kata dia.

Setelah salinan itu mereka terima, pihaknya akan membuka jadwal pelunasan. Dengan demikian, calon jemaah haji bisa melunasi di seluruh bank syariah terdekat sesuai jadwal yang ditentukan pihaknya. “Kita minta bank yang kita tunjuk untuk mempersiapkan porsi khusus untuk pelayanan jemaah haji,” katanya.

Ia mengimbau kepada calon jemaah haji untuk segera melunasi biaya haji. Untuk memastikan keberangkatan tahun ini. Jika terlambat maka dianggap batal dan diganti oleh jemaah cadangan. “Jika jadwal keluar akan langsung kita sampaikan kepada Kemenag yang ada di kabupaten kota,” jelasnya. (Iya).

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.