Banner sumsel

Tragis, Kakek Lanjut Usia Kena Tipu Uang Palsu

SOLO,koranindonesia.id– Seorang kakek bernama Suroso (92) menjadi korban penipuan dengan kedok uang palsu. Suroso menerima uang senilai Rp400 ribu setelah seorang pria asing membeli rokok di warung miliknya.

Peristiwa bermula pada pagi tadi sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, Suroso yang baru saja membuka warung dagangannya di Kawasan Jalan Juanda, Kecamatan Jebres kedatangan seorang pria yang turun dari mobil. Pria tersebut meminta 14 bungkus rokok beraneka merk. Setelah itu, menyerahkan uang senilai Rp300 ribu. Namun, sebelum pergi pelaku bertanya kepada korban apakah memiliki uang pecahan Rp50 ribu dua lembar. Lalu, menukarkan uang Rp100 ribu dengan dua lembar uang Rp50 ribu milik korban. Setelah transaksi selesai, pelaku meninggalkan lokasi.

Saat ditemui di lokasi, Suroso mengaku bahwa dia tidak tahu jika uang yang diberikan itu palsu. Dia mengetahui, setelah tetangga toko sebelahnya mulai buka sekitar pukul 07.30 pagi. Waktu itu, Suroso menceritakan nasib baik yang terjadi dirinya lantaran sepagi itu rokoknya telah diborong.

“Saya gak tahu kalau itu uang palsu. Tahunya, setelah saya cerita dapat rejeki kepada Pak Mulyono itu. Lalu, uangnya dicek dan ternyata palsu. Langsung, saya lemas,” kata Suroso, saat ditemui wartawan Selasa (14/5) sore.

Terkait temuan uang palsu tersebut, anggota Polsek Jebres langsung mendatangi lokasi. Suroso langsung dimintai keterangan terkait kejadian buruk yang menimpanya.

Kapolsek Jebres, Kompol Juliana mengatakan, jelang lebaran biasanya dimanfaatkan untuk menyebarkan uang palsu. Terkait hal itu, pihak Kepolisian menghimbau agar masyarakat hendaknya hati-hati dalam melakukan transaksi. Khususnya yang menggunakan pecahan mata uang besar.

“Dicek, dilihat, diterawang dan diraba. Jangan jadi korban uang palsu,” jelas Kapolsek.

Lantaran merasa iba dengan korban, akhirnya Kapolsek mengganti uang palsu tersebut dengan uang asli miliknya. Sementara, uang palsu tersebut dijadikan barang bukti.

“Kasihan bapaknya, sudah tua masih ditipu pakai uang palsu. Gak papa, saya gantiin. Itung-itung Bulan puasa,” kata Kapolsek. (ALI KARTA)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.