Banner sumsel

TPS di Cilincing Koja Hilangkan Suara, Bawaslu Lakukan Ini

JAKARTA,koranindonesia.id- Setelah menemukan kecurangan penghilangan suara di beberapa TPS di Cilincing, Koja, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Utara menyerahkan penanganan kasus dugaan pidana pemilu itu ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) setempat.

Ketua Sentra Gakkumdu Bawaslu Jakarta Utara, Benny Sabdo mengatakan Sentra Gakkumdu Bawaslu Jakarta Utara menerima laporan dari Caleg DPRD DKI nomor urut 1 Partai Demokrat H Sulkarnain dan Caleg DPRD DKI nomor urut 5 Partai Gerindra M Iqbal Maulana.

Dikatakannya setelah dilakukan penyelidikan, Benny mengatakan pihaknya menemukan bukti adanya dugaan penghilangan suara.

“Terlapor adalah anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Cilincing dan Koja. Dugaan pelanggaran yang dimaksud adalah anggota KPU, KPU Provinsi, KPU kabupaten/kota, PPK dan PPS yang karena kelalaiannya mengakibatkan hilang atau berubahnya berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan/atau sertifikat rekapitulasi,” ungkapnya melalui keterangan tertulisnya, Kamis (30/05/2019).

Dijelaskannya dirinya telah menerima surat tanda bukti laporan, yang diregistrasi dalam laporan Polisi Nomor PB/05/K/V/2019/PMJ/RESJU. Terlapor terancam pidana kurungan paling lama satu tahun dan denda paling banyak Rp 12 juta.

“Dalam perkara ini, ia menjelaskan PPK Cilincing dan Koja sebagai terlapor. Terlapor terancam pidana kurungan paling lama satu tahun dan denda paling banyak Rp 12.000.000,00,” tandasnya. (erw)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.