Banner Pemprov 2020
Banner Muba Juni 2020

Tolak Dukung Muhyiddin Yasin Sebagai PM Malaysia, Mahatir Mohamad Dipecat 

 

KUALALUMPUR, koranindonesia.id – Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, dan empat orang anggota yang dikeluarkan dari persatuan Partai Bersatu. Anggota-anggota yang menyetujui dipecat antara lain Mukhriz Mahathir, Syed Saddiq Abdul Rahman, Amiruddin Hamzah dan Dr Maszlee Malik.

Dalam surat yang ditujukan pada Mahathir, Sekretaris Eksekutif Partai Bersatu Muhammad Suhaimi Yahya mengatakan bahwa Mahathir dipecat berdasarkan pasal 10.2.2 dan 10.2.3 dari konstitusi partai.

Suhaimi mengatakan ini karena Mahathir tidak mendukung koalisi Perikatan Nasional yang dipimpin Presiden Partai Bersatu dan PM Malaysia yang baru, Muhyiddin Yassin . Mahathir diketahui duduk dengan blok selama sidang Mei 18 Mei.

Perselisihan kubu Mahathir dan Muhyiddin sendiri bermula sejak Muhyiddin memutuskan menggandeng Barisan Nasional (BN), dan Parti Islam Se- Malaysia (PAS) untuk membentuk pemerintahan baru. Setelah membentuk koalisi baru, Muhyiddin dilantik sebagai perdana menteri Malaysia kedelapan.

Mahathir sebelumnya telah menyetujui mosi tidak percaya terhadap Muhyiddin di disetujui, yang telah diterima oleh Ketua Mohamad Ariff Md Yusoff.

Diharapkan pada awal bulan Mei, Mahathir mengatakan bahwa ia telah menyetujui pengunduran diri pada bulan Februari karena tidak setuju dengan keputusan untuk memilih koalisi Pakatan Harapan (PH) dan bergabung dengan BN dan PAS untuk membuat pemerintahan baru.

“Saya pikir keputusan untuk Mengembalikan PH tidak memiliki dasar yang baik. Saya mendapat dukungan yang baik dari Pakatan Harapan, selama pertemuan Dewan Presiden, mereka memutuskan untuk memberi saya otonomi penuh untuk memutuskan kapan saja saya harus mengundurkan diri (untuk membuat jalan untuk Tuan Anwar Ibrahim) ), “kata Mahathir, dilansir dari laman Channel News Asia, Jumat (29/5).

“Ketika keputusan dibuat, dan aku mendapat dukungan penuh dari Pakatan Harapan, aku memberi tahu Muhyiddin karena aku memiliki dukungan penuh, apakah kita harus pergi PH? Jika ada alasan lain, kita harus menunggu sebelum pergi.”

“Tapi dia (Muhyiddin) percaya bahwa kita harus pergi pada hari yang sama. Muhyiddin mengatakan jika kita tidak pergi, orang-orang Melayu akan dihancurkan. Mereka akan dihancurkan oleh (Partai Aksi Demokratik) DAP,” tambahnya.

Namun, pada saat itu, permintaan pengunduran diri Mahathir ditolak oleh petinggi Partai Bersatu. (Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.