Banner sumsel

Tol Prabumulih- Lubuklinggau Dibangun Sebelum Jabatan Jokowi Habis

LUBUKLINGGAU, koranindonesia.com – Pemerintah Kota Lubuklinggau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kota Lubuklinggau tahun 2018, guna menentukan arah dan kebijakan pembangunan kedepan, acara yang dibuka Penjabat Walikota Lubuklinggau h Riki Junaidi  itu berlangsung di gedung Kesenian Kota Lubuklinggau, Senin (26/3/2018).

Hadir pada kesempatan itu, Kepala Bidang Perekonomian dan Pendanaan Pembangunan Bappeda Provinsi Sumatera Selatan, Regina Arianti, Kepala Satker Pengembangan Sistem penyehatan Lingkungan Permukiman Provinsi Sumsel, Nofriadi, Ketua DPRD Kota Lubuklinggau, H Rodi Wijaya, Sekda Kota Lubuklinggau H Rahman Sani serta SKPD dan OPD lingkup Pemerintah Kota Lubuklinggau.

Dalam sambutannya, Pejabat Walikota Lubuklinggau,H Riki Junaidi berharap seluruh kepada SKPD dan OPD untuk mengikuti Musrenbang sebaik mungkin. Sebab, Musrenbang ini sangat penting untuk kemajuan Kota Lubuklinggau kedepan.

“Saya meminta agar disimak dengan seksama. Jika ada yang perlu dibahas atau dipertanyakan silahkan ditanyakan agar semuanya jelas. Sehingga, apa yang kita harapkan bisa terwujudkan dengan baik dan sesuai harapan,” ungkap Riki.

Dalam paparannya, Kepala Bidang Perekonomian dan pendanaan Pembangunan Bappeda Provinsi Sumatera Selstan, Regina Arianti mengatakan saat ini ada wacana pembangunan jalan tol dari Prabumulih menuju  Kota Lubuklinggau hingga ke Provinsi Bengkulu.

“Sekarang lagi proses trase, dan juga sedang penyusunan kelayakan dan amdal serta dokumennya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan yang mana nantinya, kalau jalan tol yang akan dilewati yakni, dimulai dari Kota Prabumulih, menuju Kabupaten Muara Enim, Kota Lubuklinggau hingga ke Kota Bengkulu. “Kalau batas Sumatera Selatan hanya sampai di Kota Lubuklinggau saja,” ucapnya.

Dia mengatakan, jika tidak halangan pembangunan  tol itu  akan dimulai sebelum masa jabatan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo  habis. “Mudah-mudahan ini sudah bisa dimulai, Insya Allah,” katanya.

Untuk kebutuhan anggaran berapa besar belum bisa diprediksi. Namun, ia menegaskan pembangunan jalan tol tersebut sudah pasti terlaksana karena sudah tertuang di Peraturan Presiden (Perpres) dan sudah masuk pada strategis nasionalnya.

“Paling tidak sebelum habis masa jabatan Presiden RI ini pembangunan jalan tol ini sudah mulai diproses dan dijalankan. Baik itu, terkait dengan pembebasan lahan ataupun lainnya,” jelasnya.

Dengan adanya pembangunan jalan tol tersebut, otomatis akan berdampak positif sekali bagi kota Lubuklinggau dan masyarakatnya. Sebab, akses lebih cepat dan ekonomi pastinya otomatis meningkat. Karena bisa membuka akses kawasan-kawasan industri baru. (shandi april)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.