TNI-Polri Harus Cermat Memilah Informasi di Medsos

PALEMBANG, koranindonesia.id – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Kanarvian memberi pengarahan kepada 5.000 anggota TNI dan Polri di Palembang, hari ini Jumat (20/4/2018).

Pengarahan dalam rangka roadshow bersama Panglima TNI dan Kapolri untuk menjaga netralitas aparat pada pelaksanaan pilkada serentak, pileg, hingga pilpres di Sumatera Selatan (Sumsel) mendatang itu, digelar di Palembang Sport and Convention Centre (PSCC) Palembang.

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI  mengungkapkan betapa pentingnya pertemuan ini digelar, serta rasa bangganya dapat bertemu langsung dengan 5.000 prajurit TNI-Polri yang bertugas di wilayah Sumsel. Selain Sumsel, kedua pucuk pimpinan TNI-Polri ini juga melakukan roadshow serupa di sejumlah wilayah lainnya seperti di Jawa Tengah, Sulawesi Utara, Balikpapan, Pekab Baru, hingga Aceh.

Karenanya, Hadi meyakini dengan kerjasama yang maksimal antara TNI dan Polri, pemuka agama, hingga tokoh adat, semua persoalan dan gesekan yang berpotensi muncul menjelang dan selama pelaksanaan pilkada 2018 hingga pilpres 2019 mendatang dapat ditangani dengan baik.

“Hasilnya situasi akan kondusif, rakyat  tenang dan kondisi akan menjadi aman. Saya bangga dengan kalian semua,” ujarnya.

Ditambahkannya, di 2018 ini akan digelar 171 pilkada, kemudian disusul dengan pelaksanaan pileg dan pilpres, yang kesemuanya itu rawan disusupi berbagai isu negatif yang dikhawatirkan akan berkembang menjadi aksi anarkis jika tidak ditangani dengan benar.

Ancaman menurutnya dapat datangan darimana saja termasuk dunia siber, berupa penyebaran berita bohong (hoax), kampanye hitam, hingga ajakan mobilisasi massa.

“Saya yakin, hampir seluruh personel TNI-Polri memiliki akun facebook atau twiter. Karenanya, harus memilah informasi yang tersebar didalam media sosial masing-masing, pilih informasi yang bukan hoax. Kelancaran pelaksanaan tahapan pilkada, pileg hingga pilpres merupakan tugas mulia yang harus kita laksanakan bersama, termasuk didalamnya pengamanan distribusi logistik, penetapan dan pascapenetapan,” tandasnya.(win)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.