Banner sumsel

Tito Ajak Masyarakat Kembali Bersatu Pasca Pemilu 2019

 

JAKARTA,koranindonesia.id– Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dalam HUT ke-73 Bhayangkara mengajak seluruh rakyat kembali bersatu, tidak ada lagi terpolarisasi dukungan seperti pada Pemilu Presiden 2019.
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan saat pemilu hoaks luar biasa, bahkan ada istilah cebong dan kampret, sekarang tidak ada lagi cebong kampret yang ada bangsa Indonesia. Diharapkannya sampai penetapan pasangan presiden terpilih pada Oktober 2019 mendatangkan seluruh elemen bangsa menciptakan suasana positif, aman dan damai.

“Insya Allah ke depan kebersamaan akan membuat bangsa kita menjadi lebih maju, NKRI tetap utuh, mari kita jaga, jangan lagi ada perbedaan,” ungkapnya kepada wartawan, di Monas, Jakarta Pusat (7/07/2019).

Dijelaskannya Pemilu 2019 menjadi ajang pesta demokrasi yang sangat komplit dan rumit serta menyedot perhatian rakyat jauh melebihi pemilihan umum periode-periode sebelumnya. Sehingga Pemilu yang baru saja usai ini mencatatkan tingkat partisipasi pemilih tertinggi yakni sebesar 81 persen, jauh lebih tinggi kalau dibandingkan dengan penyelenggaraan 2014 yang tercatat hanya sekitar 69 persen.

“Setelah perjalanan pemilu yang menguras tenaga dan perhatian itu, kepolisian menggelar olahraga bersama memperingati HUT ke 73 Bhayangkara, dan kegiatan ini jadi “obat” meredakan stres setelah ketegangan selama gelaran pemilu,” tandasnya. (erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.